Suara.com - Cristiano Ronaldo terancam sanksi FIFA setelah membuang ban kapten dan keluar dari lapangan sebelum laga Serbia vs Portugal berakhir pada 28 Maret lalu.
Penyerang Juventus itu marah karena keputusan wasit yang dianggap merugikan Selecao das Quinas, hingga akhirnya harus bermain imbang 2-2 dengan Serbia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa.
Cristiano Ronaldo 'mengamuk' lantaran wasit menganulir golnya di menit-menit akhir pertandingan yang jika disahkan bakal mengantar Portugal menang 3-2.
Wasit Danny Makkelie menganggap bola sepakan Cristiano Ronaldo di menit akhir itu belum melewati garis gawang. Pendapat itu berkebalikan dengan apa yang terlihat di tayangan ulang.
Pelatih Portugal, Fernando Santos menyebut wasit asal Belanda itu sudah meminta maaf atas keputusannya yang keliru. Namun insiden itu dikabarkan tak berhenti begitu saja.
Kini, Cristiano Ronaldo terancam sanksi FIFA akibat perilakunya meninggalkan lapangan saat pertandingan masih bergulir. Dia setidaknya bisa dihukum larangan satu pertandingan sebagaimana dilaporkan Corriere dello Sport via Metro.
Pasal 11 dalam Kode Disiplin FIFA berbunyi: "Perilaku yang menyinggung atau pelanggaran prinsip-prinsip permainan yang adil” sebelum membahas lebih detail tentang apa saja yang tercakup di dalamnya.
Hingga kini, Cristiano Ronaldo belum didakwa melanggar Pasal 11, tetapi eks penyerang Manchester United itu dikhawatirkan tidak dapat bermain saat Portugal menghadapi Luxembourg di matchday ketiga Grup A pada Rabu (31/3/2021) dini hari WIB nanti.
Baca Juga: Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2022 30-31 Maret: Ada Portugal hingga Belgia
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Bola Malam Ini, Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ada Portugal & Belanda
-
Tak Sahkan Gol Ronaldo ke Gawang Serbia, Wasit Ini Minta Maaf
-
Prancis Cuma Menang 2-0, Deschamps Puji Performa Kiper Gaek Kazakhstan
-
Makin Bucin, Georgina Rodriguez Ungkap Pesona Cristiano Ronaldo
-
Lagi, Timnas Jerman Protes Qatar soal Pelanggaran HAM
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?