Suara.com - Adanya kerumunan Jakmania di bundaran Hotel Indonesia (HI) membuat skuad Persija Jakarta melakukan perubahan rencana. Tidak ingin kembali terjadi kerumunan, Persija terpaksa mengubah rencana kepulangan Marco Motta dan kawan-kawan.
Awalnya, rombongan Macan Kemayoran --julukan Persija-- dijadwalkan pulang naik pesawat, namun diubah menjadi perjalanan darat.
Direktur Persija Ferry Paulus menjelaskan rombongan meninggalkan Solo pada Senin (26/4/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Skuat Persija sengaja diam-diam pulang untuk menghindari penyambutan dari Jakmania.
"Awalnya memang tim melihat kejadian yang cepat ini, semula tim pulang dengan pesawat karena memang khawatir ada euforia yang berlebih lagi, maka kita ubah," kata Ferry Paulus saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (27/4/2021).
"Kami pulang jam 2 pakai bus, dan kita di homebase kita, alhamdulilah semuanya lancar, gak ada sambutan-sambutan," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Jakmania berkonvoi dan berkerumun di Bundaran HI setelah tim kesayangan mereka memenangi Piala Menpora 2021.
Persija juara usai mengalahkan Persib Bandung di final pada pertandingan yang berlangsung dua leg dengan kemenangan agregat 4-1.
Adapun kasus kerumunan tersebut saat ini ditangani kepolisian. Terbaru, ketua Jakmania dan Presiden Presija Mohammad Prapanca akan diperiksa, Rabu (28/4/2021).
Baca Juga: Ini 9 Fakta Menarik Jelang duel Real Madrid vs Chelsea di Liga Champions
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat