Kakak beradik kedua yang pernah bermain di satu klub yang sama kali ini datang dari Negeri Pizza alias Italia. Kedua sosok yang dimaksud ialah Paolo Cannavaro dan Fabio Cannavaro.
Ketika itu, kedua pemain ini pernah bermain bersama saat berkostum Parma, mulai musim 1999-2000 hingga 2000-2001.
Setelah itu, Fabio memutuskan untuk angkat kaki ketika direkrut Inter Milan. Sementara Paulo memilih bertahan bersama Parma.
Meski berstatus sebagai bek tengah, Fabio terbilang lebih bersinar. Sebab, dia sudah mencatatkan penampilan bersama timnas Italia sebanyak 136 kali.
Sedangkan saudaranya, Paulo, tak pernah menembus skuad senior timnas Italia.
3. Xabi Alonso dan Mikel Alonso
Di negeri Matador, Xabi Alonso dan Mikel Alonso juga merupakan saudara yang pernah memperkuat yang sama.
Saat itu, tepatnya pada musim 2000-2001, kedua pemain ini sama-sama berkostum Real Sociedad. Kebersamaan ini berlangsung hingga 2003-2004.
Nasib keduanya pun terbilang kontras. Selain perbedaan mencolok di sektor prestasi bersama klubnya masing-masing, keduanya juga memiliki catatan berbeda di level timnas.
Baca Juga: 5 Atlet Pria yang Punya Pasangan Sesama Pesepak Bola, Ada Bintang Bayern Munich
Sebagai contoh, Xabi Alonso pernah menjadi bagian penting dari timnas Spanyol dengan catatan penampilan sebanyak 114 kali.
Sedangkan Mikel Alonso sama sekali belum pernah mencatatkan penampilan bersama tim berjulukan La Furias Roja tersebut.
4. Kevin-Prince Boateng dan Jerome Boateng
Kevin-Prince Boateng dan Jerome Boateng juga berstatus sebagai kakak beradik yang pernah bermain di klub yang sama. Saat itu, kebersamaan antara dua suadara ini terjalin di klub Bundesliga, yakni Hertha BSC, pada musim 2006-2007.
Namun, Kevin-Prince memutuskan untuk hijrah dan memperkuat sejumlah klub-klub seperti AC Milan, Barcelona, hingga Borussia Dortmund. Sedangkan Jerome jadi andalan Bayern Munich.
Sebetulnya, kedua bersaudara ini pernah menjadi bagian dari skuad timnas Jerman pada Euro U-21 edisi 2009.
Namun, Kevin-Prince ternyata tersisih dari persaingan karena perilaku indisipliner. Akhirnya ia memutuskan untuk memperkuat timnas Ghana.
Sedangkan Jerome justru bernasib mujur. Selain menjadi andalan di timnas Jerman, ia juga pernah ikut meraih gelar juara Piala Dunia 2014.
Uniknya, kedua pemain bersaudara ini pernah berhadap-hadapan saat memperkuat timnasnya masing-masing. Momen itu terjadi pada gelaran Piala Dunia 2010.
5. Thiago Alcantara dan Rafinha
Thiago Alcantara dan Rafinha, merupakan saudara kakak beradik yang pernah sama-sama memperkuat Barcelona.
Kebersamaan itu terjalin ketika keduanya bermain pad amusim 2011-2012 hingga 2012-2013.
Meskipun sama-sama berstatus sebagai binaan Barcelona, tapi kedua pemain ini bermain untuk kesebelasan yang berbeda di level timnas.
Thiago Alcantara yang sempat lama bermain bersama El Barca menjadi bagian dari skuad timnas Spanyol.
Adapun Rafinha memilih untuk tetap setia memperkuat timnas Brasil yang notabene merupakan negara kelahiran ayahnya.
6. Yaya Toure dan Kolo Toure
Dari benua Afrika, dua pemain bersaudara, yakni Yaya Toure dan Kolo Toure, menjadi salah satu kakak beradik yang juga pernah bermain di klub yang sama.
Saudara berpaspor Pantai Gading ini mencatatkan kebersamaan itu ketika sama-sama memperkuat Manchester City. Klub ini menjadi satu-satunya kesebelasan yang pernah menggunakan jasa keduanya secara sekaligus.
Meskipun demikian, Yaya Toure yang berstatus lebih muda dua tahun dari kakaknya mampu mencatatkan prestasi yang jauh lebih baik.
Sebab, dia sukses menorehkan lebih banyak gelar juara. Saat memperkuat Barcelona, misalnya, ia dua kali mengantarkan El Barca merengkuh gelar La Liga, yakni pada musim 2008-2009 dan 2009-2010.
Bersama klub asal Catalan itu pula, dia sukses meraih gelar Liga Champions, Piala Raja Spanyol, Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub pada tahun yang sama, yakni 2008-2009.
Kontributor: Muh Adif
Tag
Berita Terkait
-
Manchester City Gugat Secara Hukum Calon Presiden Real Madrid Usai Klaim Erling Haaland
-
Erling Haaland Jadi Alat Kampanye Pilpres Real Madrid, Man City Bakal Tempuh Jalur Hukum
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
-
Bursa Transfer City, Ambisi Rekrut Elliot Anderson Terganjal Mahar Rp2,9 Triliun dari Forest
-
Klaim Calon Presiden Real Madrid Dibantah, Erling Haaland Tegaskan Setia di Manchester City
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman
-
John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0
-
Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas
-
Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman
-
Hasil Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Menang Telak!
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi