Suara.com - Lionel Messi akhirnya buka suara soal kariernya yang telah berakhir dengan Barcelona dalam suatu konferensi pers yang digelar di markas Blaugrana pada Minggu (8/8/2021).
Lionel Messi buka suara setelah banyaknya rumor simpang siur mengenai kronologi perpisahannya dengan Barcelona, klub tujuannya, serta isu bahwa drama ini untuk menekan otoritas La Liga Spanyol yang dipimpin Javier Tebas.
Sebelumnya, pemain berusia 34 tahun tersebut diyakini akan bertahan di Barcelona saat tiba ke klub Catalan tersebut pada 4 Agustus 2021 waktu setempat pasca menjalani liburan.
Namun tiba-tiba saja, Barcelona mengabarkan bahwa sang mega bintang takkan bertahan dan kebersamaannya Messi dengan Blaugrana berakhir.
Sontak hal ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Apalagi mengingat bahwa Lionel Messi sejak kecil telah membela Barcelona.
Tak butuh waktu lama pasca kabar itu beredar, muncul lagi rumor bahwa Messi telah sepakat bergabung dengan Paris Saint-Germain atau PSG.
Rumor itu pun diperkuat oleh Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang menyelenggarakan konferensi pers pada tanggal 6 Agustus waktu setempat.
Pengakuan Laporta pun menciptakan bola liar yang menciptakan sederet rumor termasuk besarnya gaji Messi dan berapa lama durasi kontrak yang ia dapat di PSG.
Hingga akhirnya, Messi pun buka suara pada tanggal 8 Agustus 2021 sore WIB di mana ia meluruskan segala rumor yang beredar.
Baca Juga: Haru Biru, Messi Menangis dan Berharap Bisa Kembali Bergabung ke Barcelona
Entah itu rumor kesepakatan pemotongan gaji, rumor PSG, serta klub yang akan jadi pelabuhan barunya selepas meninggalkan Barcelona.
Berikut isi pernyataan Lionel Messi dalam konferensi persnya di markas Barcelona.
- Ucapan Selamat Tinggal Messi
“Beberapa hari sebelumnya saya sudah coba memikirkan apa yang akan saya katakan di sini. Tapi faktanya saya tidak bisa memikirkan apapun kemarin. Ini merupakan momen yang sulit buat saya, saya sudah berada di sini selama hidup saya. Saya tidak siap untuk ini
Keluarga & saya sudah yakin untuk bertahan di Barcelona, yang merupakan rumah kami. Kami sudah berpikir akan bertahan di Barcelona.
Hari ini, saya harus mengucapkan selamat tinggal. Sejak berusia 13 tahun, setelah 21 tahun lamanya, saya dan istri saya serta ketiga anak saya harus pergi.
Tanpa ragu, setelah beberapa tahun nanti, saya akan kembali ke sini. Barcelona adalah rumah kami. Saya bersyukur & terima kasih atas kepedulian yang telah kalian berikan ke saya"
Kita tidak bisa bermain bersama fans dalam beberapa tahun terakhir karena pademi. Saya sedih harus meninggalkan klub ini tanpa bisa melihat para fans selama satu setengah tahun lebih. Saya ingin rasanya berpisah dengan cara berbeda, yakni bersama semua orang di stadion.
Saya harap suatu hari nanti saya bisa kembali ke klub ini, kembali berkontribusi untuk membawa Barcelona menjadi yang terbaik di dunia."
- Momen Terbaik Messi Bersama Barcelona
"Ini pertanyaan yang sulit. Saya telah mengalami banyak hal di sini, tapi saya rasa momen terbaik ketika saya jalani debut. Itu adalah mimpi yang jadi kenyataan. Saya akan selalu mengingat momen itu"
- Mengenai Perpanjangan Kontrak dan Fakta Ingin Pergi dari Barcelona di 2020
"Mengenai perpanjangan kontrak, hal tersebut sudah selesai dibahas beberapa waktu lalu, karena aturan La Liga hal itu tidak bisa terjadi. Sama seperti yang dijelaskan oleh Laporta kemarin."
"Saya telah mencoba segalanya untuk bisa bertahan di Barcelona. Tahun lalu saya memang berencana untuk hengkang, saya jujur mengatakan itu. Tapi tahun ini, saya ingin bertahan, sayangnya tidak dapat terjadi."
- Rumor Bergabung PSG
"Tawaran dari PSG ada, itu salah satu kemungkinan. Tapi saya belum memutuskan kepada siapa pun untuk sekarang ini. Saya mendapatkan banyak telepon dari klub-klub yang tertarik.
Mengenai foto bersama pemain PSG, itu hanya sebuah kebetulan, dan kami hanya bercanda ketika itu. Saya juga ingin memberikan selamat kepada Dani Alves yang berhasil dapat medali emas Olimpiade. Saya sangat dekat dengannya."
- Berapa Lama Messi akan Terus Bermain
"Saya belum tahu. Itu tergantung nanti bagaimana yang saya rasakan setiap musimnya, dan bagaimana kondisi fisik saya.
- Kronologi Kontrak Messi
“Usai pemilu presiden Barcelona, saya diskusi dan makan bersama dengan Laporta, dan dari sana saya yakin untuk bertahan di Barcelona.
Kontrak dari Barcelona bukan jadi masalah bagi saya, tapi apa yang sudah terjadi biarlah terjadi (aturan La Liga), yang jelas saya tidak ada keraguan untuk bertahan.
Harapan palsu dari saya? tidak. Saya memang benar-benar ingin bertahan. Kami bahkan sudah sepakat dan tidak ada masalah dengan Barcelona. Kami selalu mencoba jujur ke orang-orang, setidaknya pihak saya, saya berusaha jujur.
Saya tidak ingin bicara tentang Javier Tebas (presiden La Liga), karena saya tidak ada masalah dengan nya. Saya tidak pernah mengolok dia. Kami sering berjumpa dan saling sapa.
Klub saat ini sedang ditimpa hutang yang besar, dan saya tidak ingin memperparahnya. Saya mencoba sebaik mungkin yang saya bisa untuk bertahan, tapi sayangnya tidak berhasil.
Berita tentang Barcelona atau Laporta yang meminta penurunan gaji 30 persen adalah berita bohong. Saya sendiri lah yang menawarkan untuk mengurangi gaji saya 50 persen."
- Perpisahan Messi
"Saya bersyukur atas semua perjalanan karir yang saya alami, bersyukur atas semua trofi yang kami menangkan, bersyukur juga atas kekalahan yang kami alami, karena itu membuat saya belajar dan tumbuh.
Inilah momen paling sulit dalam hidup saya. Kami tidak bisa untuk kembali memperpanjang kontrak. Inilah akhir dari negosiasi itu. Saya sangat sedih karena harus meninggalkan klub ini di saat yang tidak saya duga.
Barcelona adalah salah satu klub terbaik di dunia. Pemain-pemain lain akan datang, bukan hanya sekarang tapi juga di masa depan. Seperti kata Laporta, klub ini pastinya lebih penting daripada seseorang. Orang-orang mungkin merasa itu aneh, tapi suatu nanti mereka akan paham."
Kontributor: Zulfikar Pamungkas
Berita Terkait
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
-
Joan Laporta Blak-blakan Bakal Bongkar Nama-nama Wasit yang Suka Rugikan Barcelona
-
Ogah Kasus Dro Fernandez Dibajak PSG Terulang, Barcelona Perketat Aturan Kontrak di La Masia
-
Barcelona Gigit Jari! Manchester United Tolak Negosiasi Klausul Permanen Marcus Rashford
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Arsenal Bantai Tottenham 4-1, Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres Jadi Mimpi Buruk Derbi London
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?