Suara.com - Terakhir kali Arsenal mencatatkan kejayaan di kejuaraan antartim Benua Eropa terjadi ketika kursi kepelatihan dijabat oleh George Graham.
Bisa dibilang, George Graman menjadi salah satu sosok legendaris bagi klub yang bermukim di London tersebut
Sebab, masa pengabdian Graham berlangsung tak hanya sebagai pelatih, tetapi juga ketika ia masih aktif bermain.
Sebetulnya, Arsenal pula yang ikut membesarkan nama Graham. Lelaki kelahiran Skotlandia 30 November 1944 itu menjadi tumpuan di sektor lini serang The Gunners sejak didatangkan pada 1966.
Pada dua musim awalnya berkostum Arsenal, Graham sukses menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuad The Gunners.
Sementara itu, Graham memulai kariernya sebagai pelatih pada musim 1982-1983. Klub pertama yang mempercayainya ialah Millwall.
Setelah empat tahun mencatatkan kesuksesan bersama Millwall, Graham ditunjuk sebagai pelatih Arsenal.
Sejak saat itu, Graham sukses membuat The Gunners menjadi salah satu tim yang paling ditakuti dan disegani di kompetisi Negeri Ratu Elizabeth.
Setidaknya, Graham sukses mempersembahkan sederet prestasi luar biasa untuk Arsenal. Mulai dari juara Divisi I (saat ini Premier League) musim 1988-1989 dan 1990-1991.
Baca Juga: Arsenal Gigit Jari, AS Roma Berpeluang Lebih Besar Dapatkan Tammy Abraham
Selain itu, Arsenal juga sukses meraih gelar Piala FA pada 1992-1993 serta dua trofi Piala Liga pada edisi 1986-1987 dan 1992-1993.
Prestasi puncak yang pernah diraih Graham selama membesut Arsenal tercatat pada Piala Winners 1993-1994.
Saat itu, kompetisi ini sudah dilebur dengan Piala UEFA. Ini menjadi saksi kesuksesan terakhir yang pernah dicatat Arsenal di Eropa.
Ketika itu, skuad The Gunners yang diasuh oleh Graham sukses menumbangkan wakil asal Italia, Parma, dengan skor 1-0 di partai final.
Prestasi ini menjadi gelar juara kedua yang diraih Arsenal setelah Piala Fairs 1969-1970. Hebatnya, dua gelar ini diraih berkat sosok George Graham.
Sampai saat ini, ini juga menjadi trofi internasional terakhir yang berhasil dibawa pulang Arsenal sampai era saat ini yang pelatihnya dijabat oleh Mikel Arteta
Tugas George Graham sebagai pelatih Arsenal berlangsung sejak 14 Mei 1986 dan berakhir pada 21 Februari 1995.
Selama masa pengabdiannya itu, Graham telah membukukan 460 pertandingan sebagai juru taktik The Gunners.
Dari seluruh angka itu, 225 kemenangan sukses diraih. Sementara sisanya berakhir dengan 102 imbang dan 133 kekalahan.
Dengan rasio tersebut, Graham mencatatkan 48,9 persen kemenangan. Angka ini menjadi pencapaian terbaiknya selama berkarier di dunia kepelatihan.
Kontributor: Muh Adif
Berita Terkait
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
-
Cara Unik Igor Tudor Jelang Derby London Melawan Arsenal, Ajak Pemain Spurs Makan Malam
-
Cerita Zainab Pemain Keturunan Jalani Puasa di Inggris: Melawan Semua Godaan Hawa Nafsu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?