Suara.com - Sinisa Mihajlovic meminta maaf kepada fans Bologna setelah kekalahan 5-4 mengejutkan sekaligus memalukan di kandang klub Serie B Ternana di ajang Coppa Italia.
Tim promosi Serie B itu unggul 5-1 di Stadio Dall'Ara pada menit ke-54, meski juga gagal mengeksekusi penalti.
Comeback Bologna yang terlambat tidak cukup dan mereka tersingkir di putaran pertama Copa Italia.
“Itu memalukan bagi semua orang dan kami harus meminta maaf kepada para penggemar dan klub,” kata Mihajlovic yang terlihat sangat marah.
“Dengan segala hormat untuk Ternana, kami tidak boleh kalah seperti itu."
"Sayangnya, kami tidak dapat memutar waktu sekarang, kami keluar dari Coppa Italia dan berharap ini akan menjadi peringatan, karena kami harus berkonsentrasi."
“Sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi, karena kami bekerja sangat keras pada pergerakan bertahan, tetapi kami benar-benar kurang konsentrasi. Kami kebobolan lima gol terlalu mudah.
“Tidak mungkin kami kalah seperti itu.”
Direktur Bologna Walter Sabatini juga berkomentar di situs resmi klub.
Baca Juga: Profil Takehiro Tomiyasu, Pemain Jepang yang Diincar Tottenham
“Ada kemungkinan besar saya akan menghabiskan waktu saya di Bologna, dan saya sering bertanya pada diri sendiri apakah saya benar-benar berguna untuk klub ini."
“Namun, setelah pertandingan seperti ini, tidak mungkin untuk pergi."
"Saya hanya bisa meminta maaf kepada para penggemar dan Presiden atas hasil seperti ini."
"Kami telah banyak berinvestasi musim panas ini, jadi akan sulit untuk campur tangan di bursa transfer lagi. Lebih dari segalanya, kami perlu mengintervensi mentalitas para pemain.”
Berita Terkait
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
-
Jamie Vardy Tinggalkan Cremonese Usai Degradasi ke Serie B Italia
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Drama Menit Akhir! Pesta Juara Inter Milan Dicoreng Tim Degradasi Hellas Verona
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan