Suara.com - Pelatih Lazio Maurizio Sarri menyesalkan skuatnya gagal memenangi pertandingan setelah bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Marseille dalam lanjutan babak penyisihan Grup E Liga Europa, Jumat (5/11/2021).
Pada laga Marseille vs Lazio yang berlangsung di Stade de Vellodrome, Arkadiusz Milik membuat wakil Italia memimpin lewat titik penalti sebelum disamakan oleh Felipe Anderson menjelang turun minum.
Ciro Immobile kemudian membalikkannya sepenuhnya dengan memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan guna unggul 2-1. Namun Marseille menyamakan kedudukan di menit akhir melalui Dimitri Payet.
“Itu adalah pertandingan yang sulit. Olympique adalah tim yang sangat teknis, mereka menyebabkan masalah bagi kami dan kami kebobolan gol penyeimbang ketika kami tampaknya memiliki permainan di tangan," kata Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Mengecewakan kami tidak sepenuhnya meraih kemenangan, meskipun melihat klasemen itu membuat sedikit perbedaan, karena kami masih perlu memenangkan dua pertandingan terakhir,” ujarnya seperti dilansir Football Italia
Hasil tersebut membuat mereka berada di urutan kedua grup Liga Europa dengan lima poin, di belakang Galatasaray dengan delapan poin, sementara Marseille memiliki empat poin.
"Mendapatkan hasil imbang di sini adalah hasil positif, kami mengalami beberapa kesulitan awal, menguasai permainan, tetapi ketika kami duduk terlalu dalam, kami menjadi rentan.“
"Saya ingin tim saya lebih berani dalam melakukan operan dari belakang saat lawan menekan, karena kami terlalu malu malam ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Lakoni Comeback, Luciano Spalletti Puji Mental Baja Napoli
Berita Terkait
-
Maurizio Sarri Resmi Tinggalkan Lazio, Sepakat Akhiri Kontrak
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026
-
Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Olivier Giroud Segera Perpanjang Kontrak di Lille, Siap Tampil di Liga Champions Musim Depan
-
Jorge Campos, Kiper Ikonik Piala Dunia yang Mendobrak Batas dan Tampil Nyentrik
-
Rekor Gol Babak Knockout Piala Dunia: Kylian Mbappe Sejajar dengan Ronaldo Nazario