Suara.com - Gelandang tengah andalan Chelsea, Jorginho membuat kesalahan elementer di laga kandang lanjutan Liga Inggris kontra Manchester United (MU), Senin (29/11/2021) dini hari WIB. Sang pelatih, Thomas Tuchel pun melontarkan pembelaan pada Jorginho meski alasannya terbilang absurd.
Chelsea yang merupakan pemuncak klasemen sementara Liga Inggris 2021/2022 tersandung di pekan ke-13 dengan diimbangi Manchester United 1-1 di Stamford Bridge.
Tim tamu mencuri keunggulan setelah Jadon Sancho memanfaatkan blunder Jorginho, tetapi gelandang sentral Chelsea itu menebus kesalahannya dengan menyamakan kedudukan lewat sepakan penalti di babak kedua.
Tuchel sendiri membela Jorginho usai laga, dengan menyatakan bahwa konsentrasi pemain Timnas Italia itu terganggu oleh silaunya lampu stadion di Stamford Bridge.
Pelatih asal Jerman tersebut juga menyanjung mentalitas Jorginho setelah dengan dingin mengeksekusi penalti, yang membuat Chelsea menyamakan skor jadi 1-1 lawan Manchester United.
"Ia (Jorginho) salah mengantisipasi situasi yang ada dan saya rasa ia sangat terganggu oleh silaunya lampu stadion. Biasa terjadi," ucap Tuchel seperti dilansir Tribal Football.
"Butuh keberanian dan kepribadian kuat agar tidak terpengaruh (blunder) saat berlaga dan butuh keberanian untuk menendang penalti. Saya senang sekali ia berhasil mengeksekusinya," sambung eks arsitek Dortmund dan PSG itu.
Ditanya soal penampilan Chelsea secara keseluruhan, Tuchel menjawab: "Saya sangat senang dengan apa yang para pemain tunjukkan."
"Kami banyak merebut bola di area lawan, jadi mungkin kami bisa menciptakan lebih banyak peluang dari superioritas dan kemampuan merebut ini? Ya, mungkin saja."
"Energinya sudah tepat, kualitasnya sudah tepat, dan hasilnya ya seperti itu. Hari ini kami belum beruntung. Seharusnya bisa lebih beruntung tetapi kami harus menerimanya," tukas pelatih berusia 48 tahun itu.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Dicadangkan Lawan Chelsea, Ralf Rangnick Sudah Berkuasa di MU?
Berita Terkait
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tottenham Dipastikan Selamat dari Degradasi, Bertahan di Premier League
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26, Hat-trick Gelar Top Skor
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas
-
Pasrah! Maarten Paes Bingung soal Masa Depannya Meski Jadi Pahlawan Ajax
-
Dony Tri Pamungkas Bongkar Rahasia Sukses Jadi Pemain Muda Terbaik Super League
-
Mengenal New York New Jersey Stadium, Venue Megah Final Piala Dunia 2026
-
Belanda Diremehkan di Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Beri Balasan Menohok
-
Denzel Dumfries: Timnas Belanda Lebih Kuat dari 4 Tahun Lalu
-
AS Tak Peduli Kritik! Petugas ICE Akan Tetap Sweeping Selama Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti
-
Pep Guardiola Beri Peringatan Keras ke Skuad Man City Sebelum Angkat Kaki