Suara.com - Pelatih Persija Angelo Alessio mengakui timnya bermain buruk saat berlaga kontra Persipura dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa, sehingga kalah dengan skor 1-2.
"Permainan tim tidak sesuai harapan, terutama pada babak pertama. Tidak mudah membalikkan keadaan ketika sudah tertinggal dua gol," ujar Alessio dalam konferensi pers usai laga yang diikuti di Jakarta.
Persija memang tertinggal dua gol terlebih dahulu dari Persipura melalui Yohanes Ferinando Pahabol dan Yevhen Bokhashvili, yang dilesakkan pada babak pertama, sebelum memperkecil kedudukan di penguhujung pertandingan berkat gol Makan Konate.
Menurut Alessio, anak-anak asuhnya tidak memperlihatkan keseimbangan yang bagus, khususnya di lini tengah.
Sebaliknya, juru taktik asal Italia tersebut menilai Persipura tampil baik dan mampu menguasai pertandingan.
"Persipura layak keluar sebagai pemenang," tutur Alessio.
Dalam kesempatan yang sama, bek kanan Persija Marco Motta menyebut skuad "Macan Kemayoran" tidak melakukan pendekatan pertandingan yang baik sejak menit pertama.
Salah satu indikasinya, Motta melanjutkan, adalah Persija justru tampil lebih baik ketika bermain dengan 10 orang setelah gelandang Adrianus Dwiki dikartu merah pada menit ke-66.
"Kalau kami bermain jauh lebih baik dengan 10 orang, berarti ada yang tidak benar," kata pesepak bola yang pernah berseragam Juventus dan AS Roma di Liga Italia itu.
Baca Juga: Apes! Sudah Kalah, Persija Jakarta Terancam Sanksi PSSI Gegara Jersey Riko Simanjuntak
Kemudian, Motta melanjutkan, Persija juga banyak melewatkan peluang di wilayah lawan. Akibatnya, Persija keteteran dan tertinggal dari Persipura hingga laga tuntas.
"Mungkin ada empat atau lima kesempatan, tetapi kami cuma membuat satu gol. Saya pribadi kecewa dengan kekalahan ini. Kami harus memperbaiki semua kekurangan dan bangkit di laga berikutnya," tutur pria berusia 35 tahun itu.
Kemenangan membawa Persipura untuk sementara lepas dari zona degradasi dengan melonjak ke posisi 15 klasemen, mengantongi 17 poin dari 19 laga. Sementara Persija tetap di peringkat keenam dengan koleksi 28 poin dari 19 pertandingan.
Berikutnya, Persija akan menghadapi Persela pada Sabtu (15/1) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, mulai pukul 19.00 WIB.
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026