Suara.com - PSSI memberikan perhatian khusus terhadap wasit-wasit yang memimpin jalannya Liga 3 2021. Bahkan, PSSI menyiapkan opsi bakal menggunakan tenaga asing andai masih ada keputusan-keputusan kontroversial dari wasit kompetisi kasta ketiga sepakbola Tanah Air itu.
Wasit-wasit di Liga 3 memang tengah menjadi sorotan. Banyak keputusan sarat kontroversi seakaan berat sebelah yang diambil para pengadil.
Terbaru terjadi dalam laga babak 16 besar Liga 3 2021 antara Persiko Tangerang vs Farmel FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (6/3/2022) kemarin.
Dalam laga yang dimenangi Farmel FC dengan skor 3-0 itu, banyak keputusan yang disebut sangat merugikan Persikota.
Seperti keputusan yang menyatakan offside, padahal tidak karena masih terbilang jauh sekira 2-4 meter. Demikian juga yang bukan tackling, tapi Farmel malah diberikan penalti.
"Bisa jadi nanti orang-orang sudah tidak percaya dengan wasit-wasit Indonesia, dan kami bisa saja mengambil dari luar negeri," terang Sekjen PSSI, Yunus Nusi seperti dilansir laman resmi PSSI, Rabu (9/3/2022).
Keputusan-keputusan salah dari pengadil lapangan bisa membuat kepercayaan terhadap wasit Tanah Air menghilang. Apalagi, banyak pesepakbola muda yang semangatnya bisa luntur andai diperlakukan tidak adil.
"Nanti juga akan ada Piala Soeratin U-17, U-15 dan U-13, jangan sampai Anda (wasit) merusak mimpi anak-anak itu dengan keputusan-keputusan yang salah," kata Yunus Nusi.
"Semoga masih ada niat baik dari kawan-kawan (wasit) untuk memimpin laga dengan baik dan semangat serta kemauan baik di laga-laga Liga 3 berikutnya," pungkasnya.
Baca Juga: Mangkir Bertanding, Persipura Disanksi Pengurangan Poin Hingga Denda Rp250 Juta
Berita Terkait
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Pertajam Lini Depan, Timnas Indonesia Incar 2 Penyerang Keturunan Baru!
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
Dulu Juara Bulu Tangkis, Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Bela Belanda, PSSI Kecolongan?
-
Satu dari 3 Asisten Pelatih Timnas Indonesia Ternyata Tangan Kanan Shin Tae-yong
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga