Suara.com - Penyerang andalan Benfica, Darwin Nunez menyebut timnya bisa pulang dengan kepala tegak usai disingkirkan Liverpool di perempatfinal Liga Champions 2021/2022. Menurut bomber internasional Uruguay itu, Benfica telah memberikan segalanya.
Benfica menahan imbang tuan rumah Liverpool di Anfield pada laga leg kedua yang dihelat Kamis (14/4/2022) dini hari WIB, namun Darwin Nunez dan kolega harus tersingkir di perempatfinal Liga Champions dengan agregat 4-6.
Laga Liverpool vs Benfica memang hujan gol dengan pertandingan berkesudahan 3-3. Bahkan para enam gol ini bisa bertambah jadi delapan gol andai gol Darwin Nunez dan Sadio Mane untuk Liverpool tidak dianulir wasit karena offside.
Nunez sendiri mengemas satu gol pada laga ini, yang membawa Benfica menyamakan skor jadi 3-3 pada menit ke-81.
Penyerang berusia 22 tahun yang tengah jadi buah bibir karena performa sensasionalnya di musim ini tersebut juga mencetak satu gol saat Benfica kalah 1-3 di kandang pada leg pertama lawan Liverpool pekan lalu.
"Hari ini kami menunjukkan bahwa Benfica adalah tim hebat," kata Nunez seperti dilansir Tribal Football, Kamis.
"Kami telah memberikan segalanya dan meninggalkan segalanya di lapangan. Hasil imbang tidak cukup untuk lolos, tetapi kami akan pulang dengan kepala tegak," sambung striker berambut gondrong itu.
"Sulit bermain di sini (Anfield), tidak semua orang datang ke sini dan melakukan apa yang bisa kami lakukan. Mencetak tiga gol di stadion ini, itu luar biasa."
Bagi saya pribadi, musim ini luar biasa untuk saya. Namun, pujian juga layak diberikan untuk rekan-rekan satu tim saya," pungkasnya.
Baca Juga: Partai Atletico Madrid vs Manchester City Berakhir Ricuh, Ini Komentar Guardiola dan Laporte
Darwin Nunez sendiri mengukir sejarah, dengan jadi pemain pertama yang mencetak enam gol untuk Benfica dalam satu musim di ajang Liga Champions.
Secara total, eks penyerang Penarol dan Almeria bertinggi 187 cm itu telah mengemas 32 gol plus 3 assist untuk Benfica dari 37 laga lintas ajang musim ini.
Berita Terkait
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
-
Arne Slot Frustrasi! Liverpool Menyerah Kejar Tiket ke Liga Champions?
-
Rahang Lepas dan Leher Patah, Kiper Keturunan Indonesia Dani van den Heuvel Debut Liga Champions
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat