Suara.com - Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan saat ini timnya tengah berusaha untuk mendatangkan pemain belabel timnas untuk musim baru Liga 1.
Dikutip dari situs resmi Liga Indonesia, Munafri mengatakan hal ini perlu dilakukan karena pada musim depan PSM akan berlaga di dua kompetisi, yaitu Liga 1 dan Piala AFC.
Menurutnya, PSM tidak bisa sembarangan mendatangkan pemain karena mereka memiliki target maksimal di dua kompetisi tersebut. Selain itu kualitas dan kemampuan pemain tersebut harus tidak diragukan lagi.
Meskipun begitu, Munafri memastikan manajemen dari PSM hanya akan memberikan usul nama kepada pelatih KEPALA Bernardo Tavares, karena pelatih yang tahu betul soal kebutuhan dari tim.
"Pasti ada beberapa pemain dan mantan pemain timnas. Pemain timnas (Indonesia) ada U-19, ada U-16, ada macam-macam. Pemain yang akan datang kita dorong ke pelatih. Pelatih yang koordinasi dengan pihak tertentu untuk memantau pemain yang dimaksud," ungkap Munafri.
Soal pemain asing, Munafri menjelaskan manajemen PSM memberikan kebebasan kepada Bernardo Tavares untuk memilih pemain yang sesuai dengan kriteria pelatih asal Portugal tersebut.
Dirinya berharap Bernardo bisa membawa pemain berkualitas untuk PSM dan dapat memberikan kontribusi untuk Juku Eja ketika kompetisi berjalan.
"Ada beberapa nama yang disodorkan dan nanti pelatih yang akan menentukan (pemain asing)," jelas Munafri.
Sejauh ini PSM Makassar baru memiliki satu pemain asing, yakni Wiljan Pluim yang berposisi sebagai gelandang. Artinya masih ada tiga pemain asing lagi yang dibutuhkan PSM termasuk pemain asal Asia.
Baca Juga: Madura United Gaet Gelandang Serang Asal Brasil Lulinha
Berita Terkait
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?