Suara.com - Timnas Indonesia U-23 harus berhati-hati saat berjumpa Thailand di partai semifinal SEA Games 2021.
Pasalnya, ada tiga pemain di skuad timnas Thailand U-23 yang sebelumnya pernah memperkuat skuad Gajah Perang di ajang Piala AFF 2020.
Ketiga pemain timnas Thailand U-23 tersebut ikut membantu timnya membantai Indonesia dengan skor 4-0 pada pertandingan final Piala AFF 2020 lalu.
Tiga pemain timnas Thailand yang dimaksud ialah Kawin Thamsatchanan, Worachit Kanitsribampen, dan Weerathep Pomphan.
Selain tiga nama itu, sebetulnya masih ada satu pemain lagi yang berasal dari tim senior timnas Thailand di skuad SEA Games 2021 ini, yaitu Jonathan Khamdee,
Namun, hanya tiga pemain yang disebutkan di awal yang tampil saat skuad Gajah Perang menggilas timnas Indonesia empat gol tanpa balas pada laga leg pertama final Piala AFF 2020.
Pada pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020 itu, Weerathep Pomphan yang bermain sebagai gelandang tampil penuh sejak sepak mula.
Sementara itu, Worachit Kanitsribamphen yang juga berposisi sebagai gelandang baru main pada menit ke-75 untuk menggantikan Chanathip Songkrasin.
Sementara itu, Kawin Thamsatchanan bermain 15 menit jelang pertandingan bubaran. Kiper senior timnas Thailand ini dimasukkan untuk mengganti Siwarak Tedsungnoen.
Baca Juga: Park Hang-seo Pantang Anggap Remeh, 2 Pemain Malaysia Ini Jadi Sorotan
Sebagai informasi, ketiga pemain yang disebut di atas memang berstatus sebagai pemain senior di skuad timnas Thailand U-23.
Ketiganya dipilih oleh pelatih Alexandre Polking mengisi slot pemain senior yang diizinkan sesuai dengan regulasi SEA Games 2021.
Dengan demikian, kualitas ketiga pemain ini sebetulnya sudah tak perlu diragukan kembali. Kawin akan menjadi benteng kokoh nan berpengalaman di belakang.
Sedangkan Worachit Kanitsribampen dan Weerathep Pomphan akan menjadi motor serangan yang skuad timnas Thailand U-23 di lini tengah.
[Penulis: Muh Adif Setiawan]
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kombinasi Senior dan Darah Muda
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh