Suara.com - Bader Al-Mutawa adalah pemain Kuwait yang patut diwaspadai Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Di gelaran Kualifikasi Piala Asia 2023, Bader Al-Mutawa akan mengemban tugas sebagai kapten tim Kuwait dalam menghadapi penghuni Grup A, termasuk Indonesia.
Sosok yang patut diwaspadai para pemain timnas Indonesia ini ternyata memiliki latar belakang cukup menarik, Bader Al-Mutawa adalah seorang anggota militer.
Di militer, Bader Al-Mutawa berpangkat Kolonel, satu tangga di bawah Brigradir Jenderal. Dengan kata lain, pemain tersebut bukanlah orang sembarangan.
Pemain bernama lengkap Bader Ahmed Al-Mutawa itu mengawali karier sepak bolanya bersama klub lokal, Al-Qadsia di tahun 2002 dan sejak saat itu sampai sekarang ia tak pernah berganti klub.
Dalam artian, pemain kelahiran Kuwait City, 10 Januari 1985 itu hanya membela satu tim di sepanjang karier sepak bola profesionalnya di Kuwait selama 20 tahun terakhir.
Hal menarik lain dari Bader adalah jiwa nasionalisme yang tinggi, dibuktikan lewat pilihannya menjadi anggota militer. Karier militer dan sepak bola dijalani secara beriringan.
Menyandang pangkat kolonel, membuat Bader setidaknya mampu memimpin sebuah brigade, resimen hingga korem jika disamakan seperti di Indonesia.
Hingga saat ini, Bader sudah memainkan sebanyak 423 pertandingan bersama klubnya di Liga Kuwait dan sudah menorehkan 324 gol sebuah catatan yang membuatnya melaju ke level internasional.
Baca Juga: Alasan Timnas Indonesia Tanding Larut Malam di Kualifikasi Piala Asia 2023: Kepanasan
Pada tahun 2012, Bader Al-Mutawa mendapat kesempatan untuk melakukan trial bersama salah satu klub Liga Inggris pemilik dua gelar Liga Champions, Nottingham Forest.
Relasi menjadi salah satu faktor Bader mendapat kesempatan tersebut, saat itu Nottingam Forest dimiliki keluarga Al-Hassawi dari Kuwait dan penampilan sang pemain tak mengecewakan.
Sean O'Driscoll yang saat itu melatih Nottingham Forest kepincut dengan aksi Bader dan berniat menyodorkan kontrak, tapi digagalkan regulasi karena Kuwait bukan negara berperingkat 70 FIFA.
Selain itu Pemerintah Kuwait juga tak memberi izin Bader Al-Mutawa untuk bekerja di Inggris, karena statusnya sebagai anggota militer aktif.
Tak kecewa dengan hal itu, Bader melanjutkan kariernya d Liga Premier Kuwait dan bermain untuk tim nasional negaranya hingga menorehkan 56 gol sejak debut di Piala Teluk 2003.
Ia juga sukses mempersembahkan gelar Piala Asia Barat 2010 dan Piala Teluk 2020 untuk Kuwait. Bader Al-Mutawa juga merupakan pengoleksi caps terbanyak timnas dengan 193 laga internasional.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League