Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Taiwan hari ini mengeluarkan pernyataan mengutuk panitia penyelenggara Piala Dunia Qatar 2022. yang mengatakan fan Taiwan mungkin akan dicantumkan berasal dari China dan meminta agar "faktor politik yang tidak pantas" tidak dicampur aduk dalam ajang olahraga.
Juru bicara Kemlu Taiwan, Joanne Ou mengatakan bahwa tindakan itu "tidak dapat diterima untuk meremehkan negara kami" dan mereka meminta panitia untuk membuat "koreksi segera dari cara mereka".
"Kemlu kembali mengimbau panitia Piala Dunia untuk tidak membiarkan faktor politik yang tidak pantas mengganggu kegiatan olahraga dan menodai arena olahraga yang sarat nilai-nilai kompetisi adil serta menjunjung semangat para atlet," katanya seperti dilansir Reuters, Rabu (15/6/2022).
Ia juga mengatakan bahwa panitia Piala Dunia harus membuat olahraga tetaplah olahraga dan memberikan penggemar di seluruh dunia "sebuah ajang Piala Dunia yang bersih".
Masalah itu memang sangat sensitif bagi Taiwan yang memiliki pemerintahan demokratis dan menentang klaim kedaulatan China di wilayahnya serta upaya tetangga raksasanya mengklaim orang-orang Taiwan sebagai warga China.
Semua pemegang tiket penonton Piala Dunia 2022 harus mengajukan permohonan kartu Hayya yang digunakan untuk mengidentifikasi penggemar, yang juga berfungsi sebagai visa masuk mereka ke Qatar.
Pada Selasa (14/6/2022) kemarin, diketahui dalam sistem aplikasi tersebut tidak menyediakan pilihan kewarganegaraan Taiwan, dan seorang pejabat senior Qatar berkata bahwa orang Taiwan kemungkinan akan didaftarkan sebagai berasal dari China dalam kartu itu.
Lantas hari ini, sistem itu kemudian mencantumkan "Taiwan, provinsi dari China", terminologi yang sama memancing kemarahan pemerintah Taiwan dan warga mereka, meskipun terdapat pencantuman bendera Taiwan yang selama ini dikutuk oleh pemerintah China.
Di dunia olahraga Taiwan lebih kerap menggunakan Chinese Taipei dalam keikutsertaan mereka dalam berbagai ajang berdasar kesepakatan Resolusi Nagoya 1979 untuk menghindari masalah politik dengan Beijing.
Baca Juga: Gagal ke Piala Dunia 2022 Setelah Kandas di Play-off, Selandia Baru Butuh Kompetisi yang Kompetitif
Taiwan tidak pernah ambil bagian dalam Piala Dunia dan dalam putaran kedua kualifikasi zona Asia mereka selalu menelan kekalahan dari delapan pertandingan.
Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Qatar, sebagaimana kebanyakan negara yang hanya mengakui pemerintahan China.
[Antara]
Berita Terkait
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Jelang Argentina vs Inggris, Gonzalo Montiel: Kami Sudah Lewati Masa Sulit
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris