Suara.com - Pelatih Kedah Darul Aman FC, Aidil Sharin Sahak mewaspadai beberapa pemain PSM Makassar, salah satunya kapten tim Wiljan Pluim menjelang laga antara dua klub pada semifinal Piala AFC 2022 Zona ASEAN. Laga ini akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa malam ini pukul 18.00 WIB.
Aidil mengaku telah mengamati Pluim cukup lama dan menilai dia salah satu pemain PSM yang berkualitas, terutama saat dia mengeksekusi tendangan bebas dan menggiring bola masuk ke kotak penalti.
“Kami mempelajari kekuatan dan kelemahan pemain PSM, termasuk para pemainnya yang berpengalaman seperti kapten tim, Pluim. Kami mengamati dia bertahun-tahun. Dia pemain yang bagus, juga dua pemain wing back (PSM), yang kami tahu sangat cepat,” kata Aidil seperti dimuat Antara, Selasa.
Walaupun demikian, Aidil menyadari bahwa PSM Makassar bukan hanya terkait satu atau dua pemain, melainkan keseluruhan tim.
“(PSM) Makassar tim yang compact dan mereka sangat kuat baik dalam menyerang dan bertahan sehingga kami harus mewaspadai itu,” kata dia.
Aidil pun meyakini pertandingan malam nanti bakal jadi laga yang tidak mudah sehingga ia berharap tim asuhannya dapat bekerja keras dan memberi performa terbaik.
Dalam sesi jumpa pers yang berbeda, pelatih PSM Bernardo Tavares menyampaikan ia menghormati pendapat Pelatih Kedah. Namun, pemain PSM bukan hanya Pluim.
“Kami punya 11 pemain (yang patut diwaspadai, red.),” kata Tavares.
Ia juga meyakini laga semifinal antara Kedah dan PSM bakal jadi pertandingan yang sengit.
Baca Juga: Prediksi PSM Makassar vs Kedah Darul Aman di Piala AFC 2022 Malam Ini
Tavares optimis tim asuhannya dapat memberi penampilan terbaik karena sebagai satu-satunya wakil Indonesia di Piala AFC 2022 mereka berambisi menang di laga semifinal Zona ASEAN.
“Bukan hanya nama Makassar, tetapi Indonesia,” kata Tavares.
Oleh karena itu, ia meminta masyarakat Indonesia di Bali datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk mendukung langsung PSM, sebagai satu-satunya wakil Indonesia, melawan Kedah FC, yang merupakan wakil Malaysia.
“Bulan Agustus adalah bulan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, akan sangat bagus jika masyarakat Bali, Makassar, atau dari mana pun datang dan mendukung tim di pertandingan ini, karena PSM)membawa nama Indonesia di kancah internasional,” kata pelatih asal Portugal itu.
[Antara]
Berita Terkait
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Debut Manis! Bernardo Tavares Bongkar Strategi Kemenangan Persebaya atas Malut United
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia