Suara.com - Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos menegaskan tidak menjamin Cristiano Ronaldo akan menjadi starter selama Piala Dunia 2022. Dia menyebut keputusannya harus dituruti bahkan oleh pemain bintang seperti CR7.
Menurut Fernando Santos, keputusan memilih 11 pemain utama Timnas Portugal ada di tangannya. Isu bahwa dia dipaksa untuk memainkan Cristiano Ronaldo dinilainya sebagai kabar yang tidak berdasar.
"Dipaksa? Ini bukan tentang memaksa saya,” kata Fernando Santos dengan marah dalam konferensi pers jelang menghadapi Nigeria dikutip dari Football365, Kamis (17/11/2022).
“Ini bukan persyaratan. Tidak ada yang dipaksa untuk melakukan apa pun di sini," tambahnya.
Menurut Santos, bermain tidaknya Cristiano Ronaldo sebagai starter itu didasari dari performa sang pemain. Jika siap, striker 37 tahun itu punya kesempatan untuk tampil.
"Pertanyaannya mungkin, Anda bisa bertanya kepada saya, berdasarkan apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo (dalam beberapa pekan terakhir di lapangan) haruskah dia menjadi starter?" kata Santos.
"Ini [keputusan pelatih] berlaku untuk Cristiano Ronaldo dan semua pemain yang bersama tim nasional. Tidak ada hal seperti itu [dipaksa mainkan Ronaldo]," tegas Santos.
Cristiano Ronaldo tengah dalam masa-masa sulit di level klub. Dia tak lagi jadi pemain utama dalam skuad Manchester United asuhan Erik ten Hag.
Tercatat, Cristiano Ronaldo baru bermain 16 kali untuk Manchester United di seluruh kompetisi musim ini dengan durasi 1.051 menit.
Dalam periode tersebut, CR7 cuma mampu melesakkan tiga gol dan dua assist. Bahkan di Liga Inggris, striker 37 tahun tersebut baru mengemas satu gol dalam 10 pertandingan.
Di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo adalah bintang. Dia merupakan pemegang rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Selecao das Quinas dengan 117 gol.
Namun, dengan performanya yang begitu menurun musim ini, tidak jadi jaminan mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu mendapatkan tempat utama di lini serang Portugal.
Timnas Portugal tergabung dalam Grup H pada Piala Dunia 2022. Mereka akan saling sikut dengan Ghana, Uruguay dan Korea Selatan untuk melaju ke babak 16 besar.
Tag
Berita Terkait
-
4 Insiden Perkelahian Paling Chaos Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Penyebab Jersey Kuning Timnas Brasil Dijauhi Fans, Bahkan Dianggap Sampah
-
Cara Nyentrik Louis van Gaal Pilih Nomor Punggung Skuad Belanda di Piala Dunia 2022, Sesuai Umur
-
Uruguay Bukan Underdog Apalagi Cuma Tim Pelengkap di Piala Dunia 2022, Darwin Nunez: Kami ke Qatar untuk Juara
-
Profil Samuel Eto'o, Legenda Kamerun yang Ramalkan Negaranya Ketemu Maroko di Final Piala Dunia 2022
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh