Suara.com - Luka Modric gagal mengonversi penalti di ajang Piala Dunia Antarklub, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mengindikasikan siap mengganti eksekutor 12 pas Los Blancos.
Duel Real Madrid menghadapi wakil Mesir, Al Ahly di laga semifinal Piala Dunia Antarklub menyuguhkan sajian menarik.
Pertandingan di Stadion Prince Moulay Abdallah, Rabat, Maroko, Kamis (9/2/2023) dini hari WIB tersebut menghasilkan lima gol. Real Madrid berhak lolos ke final usai menang 4-1.
Meski menang dengan relatif nyaman dan meyakinkan, Carlo Ancelotti sendiri menyempatkan untuk menyoroti kegagalan gelandang senior Real Madrid, Luka Modric dalam mengonversi penalti pada menit ke-87 pertandingan.
Real Madrid sendiri untuk kedua kalinya secara beruntun gagal bikin gol dari titik putih. Sebelumnya, winger Marco Asensio juga gagal penalti dalam laga pekan ke-20 Liga Spanyol di markas Mallorca, akhir pekan kemarin.
"Ke depannya, mungkin kami harus memilih penembak penalti yang lebih bagus," tutur Ancelotti dengan nada berkelakar.
"Faktanya, Luka dan Karim (Benzema) adalah sosok yang sangat kami percaya untuk mengambil penalti. Dan jika tidak ada mereka, Asensio," sambung pelatih kawakan asal Italia itu seperrti dilansir Tribal Football, Kamis.
"Terkadang mereka gagal menjalankan tugas. Luka biasanya melakukan penalti dengan bagus dan Anda harus memilih yang terbaik."
"Sulit untuk melatih adu penalti, faktor suasana stadion tidak bisa diganti dalam sesi latihan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Generasi Terburuk! Legenda Brasil Ramai-ramai Desak Carlo Ancelotti Dipecat
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Jelang Portugal vs Kroasia, Bernardo Silva: Luka Modric Idola Saya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan