Suara.com - Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC, tetap menganggap PSS Sleman sebagai lawan yang kuat. Dia mengingat dengan jelas kesulitan yang dihadapi timnya untuk meraih kemenangan 1-0 saat bermain di kandang melawan PSS Sleman pada pertemuan pertama.
Nadeo meyakini pertandingan selanjutnya akan berlangsung menarik dan sengit.
"PSS ketika bertandang ke Samarinda mereka bermain cukup bagus dan membuat repot tim tuan rumah tapi saat itu kami bisa menang 1-0. Tapi saya rasa laga besok akan berjalan seru dan bagus," ucap Nadeo.
BACA JUGA: Ditahan Imbang Madura United Tanpa Gol, Paul Munster Soroti Naluri Cetak Gol Persebaya
Di sisi lain, PSS Sleman saat ini berada di zona bawah klasemen, menempati posisi ke-15 dengan 31 poin, hasil dari tujuh kemenangan, 10 seri, dan 11 kekalahan.
Tren negatif menyelimuti Super Elja di tiga pertandingan terakhir, dengan dua kekalahan beruntun baru-baru ini.
Sementara itu Pelatih kepala Borneo FC, Pieter Huistra, menekankan pentingnya meraih tiga poin tambahan untuk memperkokoh posisi mereka di puncak tabel BRI Liga 1 musim 2023/2024.
BACA JUGA: Jay Idzes Terpinggirkan di Venezia Jelang Timnas Indonesia vs Vietnam, Pelatih Ungkap Alasan
Ketika bertanding melawan PSS Sleman di minggu ke-29 BRI Liga 1 musim 2023/2024, mereka berharap bisa mendulang poin penuh. Laga ini akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Kamis malam, 14 Maret 2024.
Baca Juga: 3 Pemain Klub Promosi Liga 1 yang Layak Dijajal Shin Tae-yong
Borneo FC Samarinda akan bermain tanpa kehadiran Wiljan Pluim saat bertandang ke markas PSS Sleman.
Pemain asal Belanda itu mengalami cedera saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya pada Kamis (7/3/2024), di mana Borneo FC berhasil meraih kemenangan 2-1.
Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, mengungkapkan bahwa timnya akan membawa 21 pemain untuk menghadapi laga tandang ini.
Borneo FC Samarinda menunjukkan ketangguhannya di BRI Liga 1 2023/2024, sulit untuk dikalahkan, dan memiliki keunggulan bermain tanpa beban karena sudah dipastikan lolos ke Championship Series.
Pelatih mereka, Pieter Huistra, menekankan pentingnya meraih tiga poin tambahan untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen.
Tim ini telah mencatatkan 17 laga beruntun tanpa kekalahan, sebuah pencapaian yang ingin mereka pertahankan sebagai kebanggaan warga Samarinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat