Suara.com - Malaysia ditinggal oleh Kim Pan-gon yang mundur sebagai pelatih kepala. Usai kabar itu, mantan juru taktik Tajikistan mengakui terbuka jika ditunjuk menjadi nahkoda Harimau Malaya.
Kim Pan-gon mundur dari jabatan sebagai pelatih Malaysia. FAM menunjuk Pau Marti Vicente sebagai caretaker.
Kabar perginya Kim Pan-gon ternyata sampai ke telinga Petar Segrt. Ia adalah eks pelatih Tajikistan yang mencetak sejarah di Piala Asia 2023.
Bagaimana tidak, Petar Segrt berhasil membawa Tajikistan menebus babak perempat final Piala Asia 2023, meski berstatus tim debutan.
Menariknya setelah berpisah dengan Tajikistan, pelatih yang juga pernah menukangi PSM Makassar ini justru terbuka untuk menjadi juru latih Malaysia.
"Saya sangat menghormati Kim Pan-gon dan saya mengagumi apa yang telah dia lakukan untuk sepak bpla Malaysia dengan membesarkannya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sungguh menyenangkan mengobrol dengannya di dalam dan di luar lapangan karena kami saling menghormati," ucap Segrt dikutip dari Makan Bola.
"Selain itu, saya juga suka dengan fans dan masyarakat di Malaysia karena mereka selalu ramah setiap kali saya mampir ke Kuala Lumpur. Ya, saya selalu ingin mencoba (jadi pelatih) Malaysia," imbuhnya.
Petar Segrt mengakui baha dirinya sempat dilirik oleh beberapa klub Eropa usai meninggalkan Tajikistan. Namun, ia mengaku hanya tertarik jadi pelatih bagi timnas di level internasional.
“Meski menerima tawaran dari beberapa klub Eropa selama beberapa bulan terakhir, saya memilih untuk tidak terikat dengan salah satu klub tersebut, karena saya selalu ingin melatih timnas yang selalu menjadi prioritas saya," ujar pelatih berusia 57 tahun ini.
Baca Juga: Indra Sjafri Semprot Media Vietnam: Argentina Susah Jebol Timnas Indonesia, Nggak Diketawain?
“Saya masih bebas dan terbuka untuk tim nasional mana pun. Sejauh ini, FAM belum menghubungi saya untuk apa pun tetapi saya tidak akan mengatakan tidak jika mereka menghubungi saya untuk peran tersebut. FAM punya nomor saya dan saya tidak akan ragu menjawab panggilan mereka," tegasnya.
Berita Terkait
-
Siap-siap Bantai Lagi! 3 Lawan Terberat Timnas Indonesia Jika Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2024
-
Terungkap Gaji Kecil Kim Pan-gon di Timnas Malaysia, Pantas Saja Hengkang
-
"Ngekor" Maarten Paes? Malaysia Heboh Mau Naturalisasi Kiper Jebolan Real Madrid Tapi 'Test Drive' ke Liga Lokal Dulu
-
Hajar Brunei 0-11, Netizen Malaysia Congkak Nyinyir Timnas Indonesia U-19 Pakai Pemain Keturunan di Piala AFF U-19 2024
-
Breaking News! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Lagi, Unggul Tipis dari Malaysia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Empat dalam Pencarian, Nelayan di Pangandaran Ditemukan Tak Bernyawa 2 Kilometer dari Lokasi Awal
-
Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo
-
Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866
-
Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung
-
Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?
-
HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?
-
Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan
-
Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat
-
Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau