Suara.com - Awalnya sempat menyatakan minat untuk membela Timnas Malaysia, Ferdy Druijf kini justru melempar kode ingin bergabung ke Timnas Indonesia.
Ini adalah spekulasi yang muncul dari netizen setelah Ferdy menunjukkan interaksinya dalam unggahan media sosial calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Eliano Reijnders.
Keduanya memang pernah satu tim di PEC Zwolle sebelum Ferdy akhirnya pindah. Ferdy terlihat memberi dukungan kepada Reijnders yang mengunggah fotonya bersalaman dengan Erick Thohir.
Dukungan kepada Reijnders dengan memberikan dua emoticon tepuk tangan dan emoticon jam pasir di kolom komentar. Interaksi ini memicu spekulasi netizen yang berkelakar soal kemungkinan Druijf mengecek darah keturunan Indonesia di dirinya.
Lantas, siapa sebetulnya Ferdy Druijf ini?
Profil
Ferdy Druijf lahir di Uitgeest, Belanda, pada 12 Februari 1998. Ia dikabarkan memiliki darah keturunan Malaysia dari sisi neneknya.
“Keinginan saya bermain untuk Malaysia memang ada. Saat ini saya sedang menyiapkan dokumen yang membuktikan nenek saya lahir di Malaysia,” kata Ferdy Druijf dikutip dari Makan Bola.
Namun hingga sekarang belum ada kabar pasti dari kubu Ferdy maupun Malaysia terkait kabar tersebut.
Baca Juga: Iri Lihat Mees Hilgers, Cina Dirumorkan Bakal Naturaliasi Pemain Ajax
Karir Sepak Bola
Sepak bola sudah digeluti sejak kecil oleh Druijf sampai akhirnya bergabung dengan akademi AZ Alkmaar pada 2012. Ia bertahan di sana selama tujuh tahun hingga menembus Tim U-21.
Sempat dipinjamkan lebih dulu ke NEC Nijmegen selama enam bulan pada Januari 2019, Druijf akhirnya menembus tim utama AZ Alkmaar pada Juli 2019.
Sempat mendapat cukup banyak kesempatan, Druijf akhirnya dipinjamkan ke KV Mechelen pada Januari 2021 selama satu tahun.
Baru kembali ke AZ Alkmaar, ia langsung dipinjamkan lagi ke klub Liga Austria Rapid Vienna pada Februari 2022. Karena tampil apik dengan 6 gol dari 13 laga selama enam bulan, Rapid Vienna membeli Druijf secara permanen pada Juni 2022.
Penampilan Druijf sebetulnya cukup bagus di musim 2022/23 dengan torehan 7 gol dan 6 assist, tapi ia dipinjamkan Rapid Vienna ke PEC Zwolle untuk musim 2023/24.
Statistik Ferdy Druijf sebetulnya sangat oke dengan mencetak 5 gol dan 2 assist dari 15 laga Eredivisie. Tapi cedera lutut pada Januari lalu bikin ia menepi sampai sekarang, bahkan PEC Zwolle sudah memulangkannya ke Rapid Vienna.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar
-
PSSI Jelaskan Polemik Salah Tulis Nama Dimas di Piala AFF U-19 2026
-
Tikung Bercelona, Arsenal Lebih Berpeluang Dapatkan Julian Alvarez?
-
Efek Domino Kedatangan Ederson, MU Langsung Tendang 3 Pemain ke Daftar Jual
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman