Suara.com - Maarten Paes belum sepenuhnya pulih dari cedera jari tangan, tapi kiper FC Dallas itu sudah bergabung dengan skuad Timnas Indonesia di Bahrain.
Laga Bahrain vs Timnas Indonesia dalam Grup C Kualifikasi PIala Dunia 2026 zona Asia bakal berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024) pukul 23.00 WIB.
Kondisi Paes disebut Shin Tae-yong masih belum 100% yang artinya kiper berusia 26 tahun tersebut belum sepenuhnya pulih dari cedera.
"Kemungkinan untuk bermain masih 70%. Akan tetapi, (kondisi Paes) hari ini dan besok akan dilihat terlebih dulu perkembangan pemulihannya," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.
Jika kondisi Paes tidak memungkinkan untuk tampil, ada beberapa dampak negatif yang berpotensi muncul.
1. Build Up Timnas Indonesia Terganggu
Maarten Paes seolah menjadi kepingan puzzle yang melengkapi sistem permainan Shin Tae-yong untuk melakukan build up dari belakang, dimulai dari kiper.
Paes punya akurasi operan yang cukup bagus menurut catatan WhoScored. Musim ini di MLS, Paes mencatatkan akurasi passing 75,8% dengan rata-rata melepas 5,8 long ball sukses.
2. Bola Atas jadi Makin Berbahaya
Baca Juga: Shin Tae-yong Tolak Halus Perintah Erick Thohir Jelang Lawan Bahrain, Kenapa?
Kemampuan Paes dalam memotong bola atas saat terjadi umpan silang atau bola mati sangat efektif. Ia punya timing dan refleks yang bagus untuk melakukan hal itu.
Tidak hadirnya Paes bisa membuat situasi bola atas jadi makin berbahaya buat Timnas Indonesia. Ernando Ari dan Nadeo Argawinata masih kerap melakukan kesalahan saat memotong bola atas.
3. Tembakan Jarak Jauh Makin Berbahaya
Menurut WhoScored, salah satu kelebihan Maarten Paes adalah menghentikan tembakan jarak jauh. Selain itu, FootyStats mencatatkan persentase penyelamatan Maarten Paes mencapai 70,12% di MLS musim ini.
Kemampuan Paes ini yang sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi permainan sporadis dari Bahrain demi meraih kemenangan.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026