Sementara itu, Indra Sjafri mengaku sudah kebal dengan cacian warganet kepadanya. Baginya, kritik membangun dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tim.
Indra Sjafri sedang menjadi sorotan karena tim asuhannya menderita dua kekalahan dalam uji coba internasional di Sidoarjo. Garuda Nusantara dikalahkan Yordania, 0-1, kemudian dipecundangi Suriah, 0-2.
Kekalahan itu membuat Indra Sjafri dihujani kritik dari pecinta sepak bola Tanah Air. Bahkan, tak sedikit dari mereka melontarkan cacian yang sebenarnya tidak pantas.
Indra menanggapi hal tersebut dengan cara yang unik. Ia mengaku sudah terbiasa mendengar ocehan dari warganet kepada dirinya.
"Saya tidak sekali itu mengalami (dikritik) berkali-kali. Saya sudah 14 tahun dan hal itu membuat kita termotivasi dan buat kita tahu diri," kata Indra Sjafri.
"Ini negara demokrasi, semua boleh (memberikan kritik). Tapi saat nanti resmi jangan ada yang tidak berdoa untuk timnas kita, boleh kita mengkritisi mungkin pelatih dan pemain," ucapnya.
"Tapi saat sudah resmi negara antarnegara bertanding untuk memperebutkan kehormatan suatu negara wajib didoakan. Saya pikir hampir semua masyarakat Indonesia pasti mendoakan dan saya yakin itu, yang kritisi itu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kebal Caci Maki Publik, Indra Sjafri Kasih Pesan Menohok
-
Indra Sjafri Kantongi Nama Pemain untuk Piala Asia U-20, Welber Jardim Dicoret?
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia U-20 vs India, Indra Sjafri Belum Mau Serius
-
2 Pemain Timnas Indonesia Ternyata Belum Tes Medis! Pelatih akan Lapor PSSI
-
3 Pelatih Top yang Bisa Gantikan Indra Sjafri Jika Gagal di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo
-
Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram
-
Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian
-
Serangan AS Ditunda, Harga Minyak Mentah Anjlok
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta