Lalu ke prestasi, Persija memiliki 11 trofi juara Liga Indonesia, satu Piala Liga dan satu Piala Kemenpora.
Rizky Ridho menjadi pemain dengan market value termahal di Persija saat ini mencapai 500 ribu euro.
Sementara di tempat kedua ada Ryo Matsumura dengan 350 ribu euro dan disusul Gustavo Almeida dengan 300 ribu euro.
Duli Pengiran Muda Mahkota FC, klub sepak bola asal Brunei Darussalam yang berbasis di Kota Bandar Seri Begawan.
Pemilik klub ini merupakan Pangeran Al-Muhtadee Billah, yakni putra mahkota Kesultanan Brunei yang gila akan sepak bola.
Bermarkas di Stadion Hassanal Bolkiah dengan kapasitas mencapai 28 ribu kursi, memiliki 26 pemain dengan rataan usia 28,8 tahun.
DPMM FC memiliki lima gelar bergengsi, dua juara Liga Singapura, dua juara Liga Brunei dan sekali juara Brunei Cup.
Pemain termahal klub ini adalah David Ikaunieks asal Latvia dengan harga pasaran mencapai Rp8,69 miliar.
Baca Juga: Perkiraan Gaji yang Diterima Ramadhan Sananta di DPMM FC, Lebih Tinggi dari Tawaran Persija?
Disusu Farshad Noer, pemain keturunan Belanda dengan harga pasaran mencapai Rp6,08 miliar.
Klub ini cukup unik, di musim ini mereka masih bermain di Liga Singapura, duduk di peringkat keenam klasemen.
Namun setelah musim 2024-2025 berakhir, DPMM FC bakal bermain di Liga Super Malaysia untuk musim depan.
Itulah perbandingan antara Persija Jakarta dan DPMM FC, dua klub yang menjadi sorotan dalam keputusan besar Ramadhan Sananta untuk melanjutkan kariernya.
Meskipun Persija Jakarta dikenal sebagai salah satu klub terbesar dan paling bersejarah di Indonesia, dengan basis suporter yang besar serta fasilitas stadion bertaraf internasional, Sananta justru memilih DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang akan berlaga di Liga Super Malaysia musim depan.
Keputusan Sananta meninggalkan kompetisi domestik dan menolak Persija Jakarta memang mengejutkan, namun jika melihat dari berbagai aspek, mulai dari kesempatan internasional, kondisi finansial, hingga perkembangan karier, langkah ini bisa jadi keputusan berani yang penuh perhitungan.
Kita nantikan bagaimana kiprah Ramadhan Sananta bersama DPMM FC di Liga Super Malaysia, dan apakah kepindahannya ini akan menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda Indonesia lainnya untuk menantang diri di luar negeri.
Berita Terkait
-
Perkiraan Gaji yang Diterima Ramadhan Sananta di DPMM FC, Lebih Tinggi dari Tawaran Persija?
-
Alasan Klub Brunei Darussalam DPMM FC Rekrut Ramadhan Sananta!
-
Statistik DPMM FC Klub Brunei Darussalam yang Naksir Ramadhan Sananta
-
Datangkan Ramadhan Sananta, Klub Kaya Raya Ini Singgung Persija Jakarta
-
Alih-alih ke Eropa, Ramadhan Sananta Malah Gabung Klub Brunei Darussalam
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala
-
Borneo FC Gagal Juara, Fabio Lefundes Tetap Bangga Pecahkan Rekor Super League