Namun, dari sisi taktik, kehadiran Struick cukup penting. Ia dikenal fleksibel dan bisa bermain sebagai winger maupun second striker, dua posisi yang sangat krusial dalam skema menyerang.
Kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta insting mencetak gol menjadi senjata utama pemain berusia 21 tahun ini, walaupun ketajamannya tetap diragukan karena minimnya jam terbang.
Dua laga melawan China dan Jepang akan menjadi momen pembuktian bagi Struick. Apakah kepercayaan yang diberikan padanya akan dibayar lunas dengan performa gemilang, atau justru menjadi blunder besar? Waktu akan menjawabnya.
Kasus Serupa: Nathan Tjoe-A-On dan Marselino Ferdinan
Struick bukan satu-satunya pemain yang menuai kontroversi karena minimnya menit bermain di klub.
Nathan Tjoe-A-On juga kembali dipanggil Timnas Indonesia meski hanya tampil tiga kali bersama Swansea City sepanjang musim 2024/2025.
Pemain bertahan serba bisa ini menjadi sorotan setelah tampil kurang meyakinkan saat Indonesia dibantai 1-5 oleh Australia pada Maret lalu.
Minimnya jam terbang di klub tentu berdampak pada performanya saat tampil bersama tim nasional.
Hal serupa juga terjadi pada Marselino Ferdinan. Meski memulai petualangan barunya di Inggris bersama Oxford United pada musim ini, Lino lebih sering bermain untuk tim U-21 daripada skuad utama.
Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Bertahan di Swansea Meski 'Cadangan Mati', Kapan Kontraknya Berakhir?
Penampilan debutnya di level senior EFL Championship belum menunjukkan performa optimal.
Namun, seperti Struick, Marselino tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih.
Alasannya serupa: kontribusinya di timnas selama ini cukup signifikan, bahkan kerap menjadi pahlawan dalam laga-laga penting.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Lahir di Jakarta Keturunan Spanyol, Arsene Apolos Layak Bela Timnas Indonesia?
-
Breaking News! Timnas Indonesia Ditantang Juara Piala Dunia
-
Info Media Inggris, Marselino Ferdinan Bisa Angkat Kaki dari Oxford United Musim Depan
-
Calvin Verdonk Gertak Mees Hilgers Jelang Timnas Indonesia vs China, Kenapa?
-
Dipanggil ke Timnas Indonesia, Jordi Amat Bisa Jadi Mentor Para Pemain Muda
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam