Suara.com - Keputusan asisten pelatih Timnas Belanda U-21, Jeffrey Talan, menerima pekerjaan untuk menjadi asisten Johnny Jansen di Bali United memang mengejutkan. Lantas, berapa perkiraan perbandingan upah dari dua pekerjaan ini.
Sebagai informasi, Jeffrey Talan merupakan salah satu asisten Johnny Jansen yang bakal bertugas mengasuh Bali United pada musim 2025/2026. Baru-baru ini, dia mengukir capaian yang impresif bersama Belanda U-21.
Berbekal kesuksesannya meraih tiga poin dari empat laga di fase Grup D, Belanda U-21 berhasil mengamankan peringkat kedua untuk melaju ke perempat final ajang UEFA European U-21 Championship 2025.
Lantas, bagaimana sebetulnya perkiraan perbandingan upah yang didapatkan oleh Jeffrey Talan saat menukangi Timnas Belanda U-21 lalu menjadi asisten pelatih di Bali United? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Perkiraan Perbandingan Gaji
Sebagai informasi, data-data mengenai gaji spesifik yang diterima Jeffrey Talan sebagai asisten pelatih Timnas Belanda memang tidak tersedia dan diungkapkan secara transparan kepada publik dengan angka yang pasti.
Akan tetapi, sebetulnya ada beberapa indikator yang bisa dijadikan acuan untuk memprediksinya. Yang pertama adalah upah para pemain di Liga Belanda yang rata-rata sekitar €417.084 atau sekitar Rp 7,3 miliar per tahun.
Meskipun sebagai pelatih bakal dapat nominal yang berbeda, namun untuk menjalani pekerjaan di tim nasional tampaknya setiap pelatih bakal menerima upah yang layak, meski juga tak setinggi gaji pemain bintang.
Jeffrey Talan memiliki pengalaman luas dan perannya sebagai tangan kanan pelatih kepala Michael Reiziger di Timnas U-21 Belanda menunjukkan posisinya yang penting. Hal ini biasanya berkorelasi dengan gaji yang lebih tinggi.
Baca Juga: Belanda vs Portugal di Euro U-21: Peran Krusial 3 Pemain Keturunan Indonesia
Menurut perkiraan, mengingat standar gaji di Eropa dan pentingnya posisi asisten pelatih di negara maju seperti Belanda, Jeffrey Talan kemungkinan mendapatkan upah sebesar 5 ribu euro hingga 15 ribu euro, atau setara Rp87 juta hingga Rp260 juta per bulan.
Sementara itu, ketika mengasuh Bali United, Jeffrey Talan tentu bakal mendapatkan gaji yang cukup fantastis mengingat reputasi dan pengalamannya. Dia juga telah mengantongi lisensi UEFA Pro seperti Johnny Jansen.
Sebagai klub papan atas di Indonesia dan memiliki manajemen yang profesional, Bali United tentu diyakini telah memiliki kemampuan finansial yang cukup kokoh untuk bisa membayar pelatih top.
Itulah sebabnya, setelah berpisah dengan Stefano Cugurra, mereka berani mendatangkan Johnny Jansen yang berstatus sebagai pelatih kenamaan di Negeri Kincir Angin, disertai bantuan Jeffrey Talan yang kini jadi asisten Belanda U-21.
Menurut perkiraan, gaji Jeffrey Talan sebagai asisten pelatih Bali United pada musim mendatang berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp150 juta per bulan. Angka ini tergantung dengan negosiasi, bonus, dan target dari klub.
Itulah gambaran umum mengenai perkiraan perbandingan gaji Jeffrey Talan antara saat menjadi asisten pelatih Timnas Belanda U-21 dan ketika memutuskan untuk melanjutkan karier sebagai asisten pelatih Bali United.
Berita Terkait
-
Belanda vs Portugal di Euro U-21: Peran Krusial 3 Pemain Keturunan Indonesia
-
Pemain Muda Bali United Tertantang Pahami Filosofi Sepak Bola Belanda dari Gerald Vanenburg
-
Profil Jeffrey Talan, Asisten Bali United yang Antarkan Belanda ke Perempat Final Euro U-21 2025
-
Ngaku Tak Bahagia Pasca Bela Belanda, Ryan Flamingo Mau Jadi Penggawa Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Indonesia Rp200 M, Calon Bintang Belanda: Dari Bek Tengah Jadi Gelandang
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi