Suara.com - Isa Warps menjadi sorotan usai mencetak gol kemenangan Timnas Putri Indonesia saat menghadapi Kirgistan di laga perdana Grup D Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026.
Penyerang keturunan Belanda itu menunjukkan kualitas luar biasa dalam debut resminya bersama Timnas Indonesia Garuda Pertiwi.
Gol semata wayang Isa tercipta lewat sepakan first-time akurat pada menit ke-66 yang tak mampu dibendung kiper Kirgistan.
Pelatih Satoru Mochizuki menyebut bahwa Isa Warps memiliki keunggulan di aspek kecepatan, kontrol bola, dan finishing.
“Isa memang memiliki kelebihan di aspek kecepatan, keberanian menggiring bola, dan kemampuan menembak,” ujar Mochizuki.
Namun pelatih asal Jepang itu masih berharap performa Isa bisa lebih konsisten di laga-laga berikutnya.
Performa Isa di sisi sayap memberikan warna baru bagi lini serang Timnas Putri Indonesia yang sebelumnya minim variasi.
Ia tak hanya lincah, tetapi juga cerdas membaca ruang dan tahu kapan harus menekan pertahanan lawan.
Selain gol yang ia cetak, Isa juga beberapa kali merepotkan barisan belakang Kirgistan dengan tusukan-tusukan tajamnya.
Baca Juga: Wonderkid Ini Diramal Jadi Striker Ganas Timnas Indonesia, Main di Liga Belgia tapi Berakhir Tragis
Isa menjadi salah satu dari empat pemain diaspora yang langsung tampil sejak menit awal di laga lawan Kirgistan.
Tiga lainnya adalah Iris de Rauw (kiper), Emily Nahon (bek tengah), dan Felicia de Zeeuw (gelandang).
Mochizuki mengaku puas dengan penampilan mereka namun yakin potensi keempatnya belum keluar sepenuhnya.
“Semoga lebih baik di pertandingan berikutnya,” tambah Mochizuki usai pertandingan.
Kapten Timnas Putri Indonesia, Safira Ika, juga memuji proses adaptasi para pemain diaspora di dalam tim.
“Komunikasi kami cukup bagus karena sudah lama berlatih bersama mereka,” ujar Safira.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan