Namun, kesalahan kembali terjadi di lini belakang. Emily Nahon melanggar Mariam Mahmood di kotak penalti, dan Suha Hirani sukses mengeksekusi penalti untuk menggandakan keunggulan Pakistan menjadi 2-0.
Indonesia terus berupaya memperkecil ketertinggalan. Peluang demi peluang tercipta lewat Sheva, Zahra, Viny, hingga Felicia de Zeeuw, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat skor tak berubah hingga turun minum.
Salah satu peluang terbaik datang dari Zahra, namun tendangannya hanya membentur mistar gawang di menit ke-40.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Satoru Mochizuki melakukan perubahan taktik dengan memasukkan pemain diaspora Isa Warps demi memperkuat lini serang.
Isa sendiri menjadi pencetak gol tunggal saat Indonesia mengalahkan Kirgistan di laga sebelumnya.
Perubahan ini membuat permainan Indonesia lebih hidup. Namun, stamina yang terkuras membuat beberapa pemain terlihat kelelahan dan sering melakukan kesalahan elementer.
Serangan-serangan yang dibangun Rosdilah, Felicia, hingga Isa tak mampu dikonversi menjadi gol.
Peluang emas kembali hadir lewat Awi di penghujung laga, tetapi kiper Pakistan, Zeeyana Jivraj, tampil gemilang sepanjang pertandingan dan berhasil menjaga gawangnya tetap steril.
Baca Juga: 2 Kekurangan Timnas Putri Indonesia Wajib Diperbaiki Andai Lolos ke Piala Asia 2025
Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Indonesia pun harus puas tertahan di posisi kedua klasemen dengan satu laga tersisa.
Susunan pemain Pakistan vs Timnas Indonesia
Pakistan: Zeeyana Jivraj (kiper); Layla Aliya Banaras, Anmol Hira, Zahmena Samin, Isra Manzoor Khab; Maria Jamila Khan, Nadia, Aqsa Mushtaq; Suha Hirani, Rameen Fareed.
Timnas Putri Indonesia: Iris De Rouw (kiper); Emily Nahon, Gea Yumanda, Zahra Muzdalifah, Safira Ika, Vivi Oktavia; Viny Sifianus, Felicia De Zeeuw, Claudia Scheunemann, Reva Octaviani, Sheva Imut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
NAC Breda Tak Terima Dean James Bebas Masalah Paspor, Ajukan Banding ke KNVB
-
Lolos ke Semifinal, Timnas Futsal Indonesia Sudah Capai Target di Piala AFF Futsal 2026