Suara.com - Sulit, satu kata yang menggambarkan usaha Udinese untuk datangkan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Udinese disinyalir menyerah untuk bisa mendapatkan pilar Timnas Indonesia tersebut.
Setelah negosiasi panjang dengan Venezia untuk mendapatkan Jay Idzes, gagal membuahkan hasil—karena persaingan dari Sassuolo dan Bologna—Udinese mengalihkan bidikan ke pemain lain yakni, Armel Bella-Kotchap.
Bek kelahiran Paris yang berdarah Kamerun namun berkewarganegaraan Jerman ini telah mencatat dua caps bersama timnas senior Jerman, setelah melalui jenjang timnas usia muda.
Pemain berusia 22 tahun yang musim lalu dipinjamkan ke PSV Eindhoven dari Southampton itu dianggap sebagai profil ideal.
Namun, ada satu kendala besar yakni harga. Southampton dikabarkan mematok harga sekitar €15 juta (sekitar Rp265 miliar) untuk bek potensial tersebut, sebuah angka yang cukup tinggi bagi Udinese.
Tak berhasil mendapatkan Jay Idzes tentu jadi kerugian bagi Udinese.
Padahal bagi Udinese, merekrut Jay Idzes memiliki banyak keuntungan.
Pertama, dari sisi finansial. Dengan nilai pasar saat ini sekitar €2,5 juta (sekitar Rp44 miliar) menurut Transfermarkt, harga Idzes jauh lebih terjangkau dibandingkan Bella-Kotchap.
Baca Juga: Benteng Timnas di Jantung Persija: Pujian Setinggi Langit Jordi Amat untuk Rizky Ridho
Ini memungkinkan Udinese untuk mengalokasikan sisa dana transfer ke posisi lain.
Kedua, Idzes sudah terbukti kualitasnya di Italia.
Ia adalah pilar utama bagi Venezia di Serie A Italia musim lalu--meski pada akhirnya Venezia terdegradasi ke Serie B musim depan.
Pengalamannya beradaptasi dengan gaya sepak bola Italia menjadi nilai plus yang tidak dimiliki semua pemain.
Ia dikenal dengan ketenangan, kemampuan membangun serangan dari belakang, dan kecerdasan taktikal.
Ketiga, performa internasionalnya bersama Timnas Indonesia turut mendongkrak namanya. Mencetak gol dalam laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan tampil solid di lini belakang Skuad Garuda menjadi etalase sempurna yang menunjukkan mentalitas juaranya.
Berita Terkait
-
Benteng Timnas di Jantung Persija: Pujian Setinggi Langit Jordi Amat untuk Rizky Ridho
-
Prediksi Starting XI Dewa United: Bintang Menumpuk, Rafael Struick Cadangan Lagi?
-
Striker Tajam Ini Bisa Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia Tanpa Naturaliasi
-
Duet Jordi Amat dan Rizky Ridho di Lini Belakang Persija? Mauricio Souza Buka Suara
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Tersisih usai Gabung Klub Thailand, Shayne Pattynama Menyusul?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Sepakan Indah Martin Zubimendi Masuk Kandidat Gol Terbaik Liga Inggris Musim Ini
-
Ogah Balik ke Real Madrid, Jacobo Ramon Ungkap Alasan Bertahan di Como
-
Trauma Diserbu Bobotoh, Pemain Asing Persib Pilih Absen di Pesta Juara Umuh Muchtar
-
Era Baru Manchester City Tanpa Guardiola! Enzo Maresca Siap Bajak Dua Bintang Chelsea
-
Halo Jakmania! Mauricio Souza Kirim Kode Berpisah dengan Persija
-
AC Milan Chaos! Allegri dan Ibrahimovic Nyaris Baku Hantam di Restoran
-
Baru Juara Premier League, Arsenal Langsung Tancap Gas Siapkan Transfer Gila-gilaan
-
Panas! Roy Keane Sebut Bruno Fernandes Cuma Keledai yang Merasa Singa
-
Luciano Spalletti Ingin Mohamed Salah ke Juventus, Duit Arab Jadi Ancaman Besar
-
Sama-sama Pakai Sistem 3 Bek, Apa yang Membedakan Taktik John Herdman dan STY di Timnas Indonesia?