Suara.com - Muncul bocoran bahwa PSSI tengah memproses naturalisasi tiga pemain keturunan, di mana salah satunya ada dari luar Eropa.
Bocoran itu disampaikan oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, di mana kemungkinan ada tiga pemain keturunan yang akan dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Saat ini, induk sepak bola Indonesia itu tengah memproses naturalisasi pemain keturunan untuk membela Timnas Indonesia.
Salah satu nama yang sudah dibocorkan oleh PSSI adalah Mauro Zijlstra. Disebutkan jika penyerang FC Volendam itu akan didaftarkan pada bulan Agustus 2025.
“Kita akan register (ZIjlstra) Agustus, mudah-mudahan kita dapat kemudahan, kita akan menghadap ke Presiden minggu depan terkait hal ini," ujar Erick, dikutip dari Antaranews.
Selain itu, Erick menyebut bahwa akan ada dua pemain lagi yang dinaturalisasi. Tapi dua pemain ini belum mengirimkan surat-surat untuk naturalisasi.
“Kami sedang menunggu surat-surat dari dua pemain ini. Naturalisasi harus dilakukan hati-hati,” tambah pria yang juga Menteri BUMN itu.
“Respons dari kedua pemain dan orang tuanya positif, tapi kertasnya belum masuk,” imbuh Erick soal membahas naturalisasi pemain baru.
Mengacu pada pernyataan Erick, maka Timnas Indonesia akan menaturalisasi tiga pemain untuk membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Hokky Caraka: Suporter Sejati Itu yang Datang di Stadion
Pernyataan ini senada dengan Komite Eksekutif (PSSI), Arya Sinulingga, yang membeberkan detail siapa dua pemain keturunan itu.
Dalam wawancaranya dengan program Nusantara TV yang diunggah akun @nusantara.ballers di Instagram, Arya menyebut jika salah satu dari dua pemain itu ada yang berasal dari luar Eropa.
“Ada Eropa, juga ada yang lain juga (dari luar Eropa). Kita juga coba satu lagi, jadi bisa saja tiga (pemain). Tapi belum tahu masih proses semua,” kata Arya di program Nusantara TV.
Jika benar salah satu pemain adalah pemain luar Eropa, maka ada kemungkinan sosok yang dimaksud PSSI itu adalah Adrian Wibowo.
Nama pemain Los Angeles FC ini pernah disinggung oleh Erick Thohir, di mana ia tak tahu apakah Wibowo mau membela Indonesia atau tidak.
Erick pun memberi tugas untuk Kepala Scouting PSSI, Simon Tahamata, untuk menilai permainan pemain keturunan Surabaya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi