- Jepang mencatat sejarah dengan kemenangan pertama atas Brasil setelah menang dramatis 3-2 di Stadion Ajinomoto, Tokyo, Selasa (14/10/2025).
- Hajime Moriyasu memuji kerja keras pemain dan mengungkap perubahan taktik di babak kedua sebagai kunci kebangkitan “Samurai Biru”.
- Meski menang bersejarah, Moriyasu tetap merendah dan menegaskan bahwa menjuarai Piala Dunia bukanlah hal mudah, sehingga timnya harus terus berkembang.
Suara.com - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, memilih untuk tetap rendah hati meski baru saja membawa timnya mencatat sejarah dengan mengalahkan Brasil untuk pertama kalinya.
Dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Ajinomoto, Tokyo, Selasa (14/10/2025), Jepang menang dramatis 3-2 atas tim raksasa Amerika Selatan tersebut.
Jepang sempat tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama, namun berhasil bangkit dengan luar biasa di babak kedua melalui gol-gol dari Minamino Takumi, Nakamura Keito, dan Ueda Ayase.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Jepang dari total 12 pertemuan melawan Brasil, dengan catatan sebelumnya dua kali imbang dan sembilan kali kalah.
Usai laga, Moriyasu menegaskan kemenangan ini merupakan hasil dari kerja keras tim, bukan keberuntungan semata.
“Pemain dan staf semua bekerja keras untuk bisa mengalahkan Brasil di kandang. Hasil dari kerja keras itu membawa kami pada kemenangan hari ini,” ujar Moriyasu, dilansir Chosun.
Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengungkapkan bahwa kunci kebangkitan Jepang ada pada perubahan taktik di babak kedua.
“Pada babak pertama kami memberi terlalu banyak ruang untuk lawan. Tekanan terhadap pemain yang membawa bola juga kurang. Saya meminta para pemain meningkatkan intensitas di babak kedua,” jelasnya.
Meski berhasil menaklukkan tim sekelas Brasil, Moriyasu menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk terus berkembang.
Baca Juga: Carlo Ancelotti Murka Usai Brasil Dipermalukan Jepang: Kami Harus Belajar Lagi
“Kami harus terus berkembang selangkah demi selangkah. Menjuarai Piala Dunia bukanlah tujuan yang mudah. Brasil akan jauh lebih kuat di turnamen sesungguhnya, dan kami juga harus terus berbenah dengan tekad yang kuat.”
Kemenangan bersejarah ini juga mengakhiri puasa kemenangan Jepang dalam tiga laga internasional terakhir. Selain itu, hasil ini menumbuhkan kembali rasa percaya diri skuad “Samurai Biru” yang kini semakin percaya diri menatap tantangan besar di masa depan.
Dengan sikap rendah hati yang ditunjukkan Moriyasu, Jepang tampak tidak ingin cepat puas. Mereka ingin menjadikan kemenangan atas Brasil bukan sebagai puncak pencapaian, melainkan batu loncatan menuju level yang lebih tinggi di kancah sepak bola dunia.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Murka Usai Brasil Dipermalukan Jepang: Kami Harus Belajar Lagi
-
Sama-sama Pelatih Baru di 2025, Statistik Carlo Ancelotti dan Patrick Kluivert Bak Langit dan Bumi
-
Terbongkar! Carlo Ancelotti Digaji Bukan dari Uang Pemerintah Brasil
-
Wataru Endo Mundur dari Skuad Timnas Jepang
-
Pelatih Brasil Kasihan dengan Rizky Ridho, Kualitas Eropa Main di Liga Indonesia
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Tiket Piala Dunia 2026 Gila-Gilaan, Anggota DPR AS Ingin Seret Infantino ke Kongres
-
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Veteran: Daftar 8 Pemain Uzur Siap Unjuk Gigi
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
-
Dicoret dari Skuad FIFA Matchday, Ini Respons Dewasa Egy Maulana Vikri
-
Strategi Ekstrem Brasil di Piala Dunia 2026: Medsos Dibatasi, Pemain Diawasi Alat Sensor
-
Duduk Perkara Keretakan Timnas Prancis Jelang Piala Dunia 2026, Ternyata Gegara UUD
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
17 Negara, 17 Ribu Km, 10 Bulan: 3 Suporter Gowes Demi Nonton Messi di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Duel 5 Jenderal Lapangan Tengah di Grup D AS, Paraguay, Australia, Turki
-
Ada Apa dengan Garuda Pertiwi? Alasan Satoru Mochizuki Minta Maaf Usai Keok dari Singapura