- Timnas Indonesia U-22 menuntaskan empat laga pemanasan menuju SEA Games 2025 tanpa meraih satu kemenangan pun.
- Dalam uji coba Oktober dan November, Garuda Muda meraih hasil imbang satu kali, kalah dua kali, dan imbang satu kali.
- Pelatih Indra Sjafri mencatat peningkatan permainan saat melawan Mali meski klub perlu melepas pemain diaspora untuk SEA Games.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 menuju SEA Games 2025 dengan modal yang jauh dari ideal setelah empat laga pemanasan melawan India dan Mali.
Skuad Garuda Muda menutup agenda uji tanding tanpa satu pun kemenangan.
Indra Sjafri, yang menangani tim sejak Oktober 2025, menghadapi banyak pekerjaan rumah.
Pada jeda internasional Oktober, Indonesia dua kali bersua India yang tampil disiplin.
Hasilnya, Garuda Muda bermain imbang 1-1 dan kalah 1-2 dari tim berjuluk Blue Tigers tersebut.
Lebih mengkhawatirkan, satu-satunya gol Indonesia saat itu hanya dicetak winger Persija, Dony Tri Pamungkas.
Di jeda internasional November, Indonesia menghadapi Mali yang diperkuat pemain Eropa.
Indra mencoba upgrade skuad dengan memanggil Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra.
Secara permainan meningkat, tetapi hal ini bisa jadi masalah jika klub tidak melepas mereka untuk SEA Games.
Baca Juga: Sudah Naturalisasi Jor-joran, Timnas Indonesia Malah Ketinggalan Malaysia di Ranking FIFA Teranyar
Pada pertemuan pertama, Indonesia dihajar Mali dengan skor telak 0-3.
Beruntung pada laga kedua, Garuda Muda bangkit dan mengamankan hasil 2-2.
Gol dicetak dua pemain diaspora, yakni Mauro Zijlstra dan Rafael Struick.
Dari catatan ini, jelas kualitas Indonesia masih kalah jauh saat menghadapi tim dengan intensitas tinggi.
Beruntung, lawan-lawan SEA Games 2025 tak akan sekuat Mali, kecuali jika Indonesia mencapai semifinal.
Indra menegaskan laga uji coba memang dirancang sebagai ujian dan pembentukan mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!
-
Pecah! Gelar Pertunjukan HIVI! Tutup MOKAKU UPI 2026 di Bumi Siliwangi