- Mantan bek kanan Liverpool peraih Liga Champions 2005, Steve Finnan, kini terancam kebangkrutan akibat sengketa hukum panjang.
- Permasalahan Finnan berasal dari sengketa bisnis properti bersama adiknya yang dimulai sejak tahun 2016 dan berlanjut hingga kini.
- Gugatan hukum yang gagal dan akumulasi biaya membuat Finnan harus menjual medali penting demi menutupi utang pengadilan.
Suara.com - Mantan bek kanan Liverpool, Steve Finnan, yang menjadi bagian dari skuad juara Liga Champions 2005, dilaporkan berada di ambang kebangkrutan setelah terseret masalah hukum selama hampir satu dekade.
Finnan, yang dikenal sebagai salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah Premier League, menghadapi situasi sulit jauh setelah masa emasnya di lapangan hijau.
Finnan adalah salah satu pemain yang tampil pada malam bersejarah di Istanbul ketika Liverpool bangkit dari ketertinggalan 0-3 untuk menundukkan AC Milan melalui adu penalti.
Meski namanya mungkin tak setenar Steven Gerrard, Jerzy Dudek, atau Xabi Alonso, kontribusinya sebagai bek kanan pada era Rafael Benitez sangat dihargai para penggemar.
Namun, kehidupan setelah pensiun tidak berjalan mulus.
Finnan terlibat sengketa hukum yang menguras waktu, tenaga, dan keuangannya akibat bisnis properti yang ia jalankan bersama sang adik, Sean.
Dilansir dari Give Me Sport, masalah bermula ketika Finnan mulai meragukan pengelolaan bisnis properti yang dijalankan adiknya pada 2016.
Ia kemudian menggugat Sean ke pengadilan dan memenangkan penyelesaian sebesar £4 juta pada 2018. Sayangnya, uang tersebut tak pernah ia terima.
Pada 2019, Sean justru dinyatakan bangkrut.
Baca Juga: Real Madrid Incar Dua Bintang Premier League: Pemain Jenius Chelsea dan Motor Liverpool
Sejak itu, Finnan harus menghadapi serangkaian perselisihan hukum, termasuk gugatan terhadap firma hukum yang mewakilinya.
Dalam salah satu kasus, upaya Finnan untuk memenjarakan seorang pengacara karena dugaan penghinaan terhadap pengadilan berujung kegagalan, membuat dirinya dibebani biaya hukum lima digit. Jumlah tersebut hingga kini belum ia lunasi.
Akibat biaya hukum yang terus menumpuk, Finnan kini menghadapi petisi kebangkrutan di Central London County Court.
Ia telah mencoba mengajukan banding, tetapi ditolak mentah-mentah oleh hakim.
Demi menutup sebagian biaya pengadilan, Finnan dikabarkan menjual medali juara Liga Champions 2005 miliknya serta jersey match-worn pada tahun 2020. Namun langkah tersebut tidak cukup untuk menghentikan ancaman kebangkrutan.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid