-
Donny Warmerdam menargetkan kembali latihan PSIM akhir Desember.
-
Pemulihan cedera fracture weber berjalan lancar dengan terapi intensif.
-
PSIM on fire di Liga, sangat menantikan comeback gelandang andalannya.
Suara.com - Donny Warmerdam, gelandang andalan PSIM Yogyakarta, mengungkapkan ambisinya untuk segera kembali memperkuat skuad Laskar Mataram di kompetisi Liga Super League.
Pemain asing asal Belanda ini mengalami kendala fisik berupa cedera serius pada pergelangan kaki kiri saat melakoni sesi latihan rutin tim.
Cedera yang didiagnosis sebagai fracture weber itu kini menjadi fokus utama sang pemain untuk segera diatasi.
Warmerdam saat ini sedang menjalani tahapan pemulihan intensif yang diproyeksikan selesai sebelum tahun 2025 berakhir.
Ia menargetkan diri agar bisa bergabung dengan sesi latihan kolektif tim pada akhir Desember mendatang, meskipun kepastian tanggalnya masih bergantung pada hasil pemeriksaan dokter.
Keterlibatan Donny Warmerdam dalam sesi latihan bersama tim sangat dirindukan, dan segala upaya pemulihan dilakukan secara maksimal.
Perkembangan kondisi fisik Warmerdam dipantau secara ketat oleh manajemen dan tim medis PSIM.
Dukungan penuh untuk proses penyembuhan ini juga datang dari Rumah Sakit Bethesda di Yogyakarta.
Program terapi intensif yang melibatkan fisioterapis profesional dilaporkan berjalan sesuai rencana dan menunjukkan progres positif.
Baca Juga: Cedera Bone Spur, Hanif Sjahbandi Menepi dari Skuad Persija Jakarta
Gips yang sebelumnya membalut kaki Donny telah dilepas sejak tanggal 10 Oktober yang lalu, menandakan kemajuan signifikan dalam penyembuhannya.
Fokus utama dari program rehabilitasi yang dijalani saat ini adalah untuk memperkuat kembali pergelangan kaki kirinya yang sempat cedera.
Evaluasi komprehensif terhadap kemajuan terapi dijadwalkan kembali dalam kurun waktu sekitar tiga minggu ke depan melalui kontrol medis ke rumah sakit.
“Aku berharap bisa bergabung dengan latihan tim pada akhir Desember, tetapi belum tahu pastinya. Semua tergantung hasil kontrol ke rumah sakit nanti,” kata Donny, dikutip dari laman resmi PSIM, Rabu.
Meskipun harus menjalani program terapi yang rutin dan ketat, Donny Warmerdam tidak mengabaikan kebugaran fisiknya secara keseluruhan.
Demi menjaga kondisi dan mempercepat comeback, ia mengambil inisiatif untuk melakoni sesi latihan mandiri setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rp1,3 Triliun untuk Operasional, Berapa Gaji Presiden FIFA Gianni Infantino?
-
Prancis vs Maroko: Pasukan Singa Atlas Siap Permalukan Tanah Kelahiran
-
Rahasia Belakang Layar Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Ada Ritual Wajib Pemain
-
Mesin Belgia Mulai Panas, Courtois Yakin Setan Merah Pulangkan Spanyol
-
STY Punya Misi Lebih Besar dari Sekedar Bawa Persija Juara Piala Presiden 2026
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Perkuat Sayap, Persija Datangkan Eks Timnas Bosnia Kerim Memija
-
Tanpa Ismael Saibari, Maroko Tetap Yakin Bisa Singkirkan Prancis
-
Kenapa Pesepak Bola Sering Muntahkan Minuman di Lapangan? Begini Penjelasan Pakar
-
Manuel Akanji Yakin Swiss Bisa Bikin Argentina Kesulitan di Perempat Final Piala Dunia 2026