-
PSSI merahasiakan 5 kandidat pelatih Timnas yang masih terikat kontrak.
-
Indikasi ini menepis dugaan kuat Timur Kapadze akan menjadi pelatih Timnas.
-
Tim khusus PSSI dan Alexander Zwiers segera mewawancarai para kandidat.
Suara.com - Kursi kepelatihan Timnas Indonesia kembali menjadi topik hangat setelah PSSI mengisyaratkan bahwa calon juru taktik utama skuad Garuda saat ini masih terikat komitmen dengan tim lain.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan keterangan resmi mengenai proses pemilihan pelatih baru yang sampai detik ini masih dirahasiakan nama-namanya.
Sinyal ini seolah menepis dugaan kuat sebelumnya yang mengaitkan nama Timur Kapadze sebagai suksesor pelatih kepala Timnas Indonesia.
Pasalnya, juru taktik yang baru saja meninggalkan posisi asisten pelatih di Timnas Uzbekistan senior ini tidak sedang diikat oleh kontrak klub maupun tim nasional mana pun.
Spekulasi kedatangan Kapadze ke Tanah Air, yang dihubungkan dengan minatnya untuk menukangi Timnas, kini menghadapi fakta baru yang dikeluarkan oleh federasi.
Rahasia di Balik Lima Nama Kandidat
PSSI secara tegas menyebutkan alasan mengapa identitas kelima kandidat pelatih kepala tersebut belum dapat diumumkan ke publik.
Sumardji menjelaskan bahwa PSSI sangat menjunjung tinggi etika dan hak pribadi setiap individu yang masuk dalam daftar seleksi.
"Saya perlu jelaskan, rekan-rekan sekalian, bahwa berkaitan dengan lima nama ini, kenapa memang sampai dengan detik ini kami tidak akan buka dan memang tidak akan kami buka dulu," ujar Sumardji.
Baca Juga: Menpora Erick Thohir Tidak Bebankan Target Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games 2025, Kenapa?
Ia menambahkan, PSSI wajib menghormati segala aspek kerahasiaan personal para kandidat yang sedang dalam pantauan.
Faktor utama kedua yang menjadi penghalang pengumuman adalah status pekerjaan para pelatih tersebut saat ini.
Status Kontrak Jadi Kriteria Utama
Sumardji menyatakan bahwa calon pelatih potensial tersebut sedang berada dalam ikatan kerja formal.
"Satu, kami menghormati karena masing-masing pelatih kepala itu punya privasi."
Keterikatan kontrak ini bisa berupa posisi sebagai pelatih di sebuah klub sepak bola profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026