Suara.com - Persiapan Bajul Ijo untuk pertandingan krusial melawan Arema FC menunjukkan intensitas yang sangat tinggi.
Bintang lapangan Persebaya, Bruno Moreira, menyoroti kuatnya tekad dan ambisi para pemain untuk memenangkan duel bertajuk Derbi Jawa Timur.
Laga klasik yang selalu ditunggu ini akan terselenggara pada Sabtu, 22 November 2025, di markas kebanggaan Persebaya, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, pukul 15.30 WIB.
Pertemuan antara dua tim besar di Super League 2025-2026 ini selalu istimewa karena sarat dengan riwayat persaingan panjang.
“Kami tahu sejarah pertandingan ini,” ungkap Bruno Moreira, menekankan pentingnya pertandingan ini bagi para pemain dan suporter.
“Kami siap memberikan yang terbaik dan meraih tiga poin karena kami membutuhkan ini,” tegasnya, menunjukkan target mutlak Persebaya.
Tim asal Surabaya ini memiliki tujuan untuk secepatnya mengakhiri rentetan hasil kurang memuaskan usai di pekan sebelumnya hanya bermain imbang 1–1 melawan Persik Kediri.
Tiga poin penuh di GBT menjadi keharusan demi kembali ke jalur kemenangan dan menjaga persaingan di papan atas kompetisi.
Tantangan Tanpa Pilar Utama
Baca Juga: Yuran Fernandes Comeback, PSM Makassar Bidik Kebangkitan di Parepare
Namun, perjuangan Persebaya dipastikan tidak akan berjalan mulus, terutama karena absennya salah satu pemain kunci mereka.
Bajul Ijo harus tampil tanpa Francisco Rivera yang terkena sanksi larangan bermain akibat kartu merah pada pertandingan pekan sebelumnya.
Kehilangan pilar penting ini menjadi tantangan serius yang wajib diatasi oleh staf pelatih dan para pemain yang diturunkan.
Pemain sayap asal Brasil itu menyatakan bahwa situasi ini sudah dibahas jauh-jauh hari di internal tim.
“Ya, kita sudah membicarakan situasi ini beberapa minggu yang lalu,” kata Bruno Moreira, memastikan tim telah mengantisipasi kondisi tersebut.
Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah persiapan dan komitmen penuh dari setiap individu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan