“Terpenting bukan hanya bicara dan bekerja keras setiap hari,” tambahnya, memberikan motivasi agar tim tetap fokus.
Tekanan Latihan dan Rasa Lapar Kemenangan
Selama pekan latihan menjelang Derbi Jatim, terlihat peningkatan signifikan dalam porsi dan intensitas sesi latihan tim.
Setiap sesi latihan Persebaya dipenuhi dengan semangat dan determinasi tinggi, yang memancarkan betapa vitalnya hasil melawan Arema FC.
Energi yang terpancar dari seluruh skuad menegaskan bahwa mereka sangat menyadari bobot dan urgensi dari pertandingan ini.
“Kami meningkat dari hari ke hari,” ujar Bruno, menggambarkan perkembangan positif yang terjadi dalam persiapan tim.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini sangat merasakan atmosfer keinginan untuk menang yang kuat di antara rekan-rekannya.
“Saya lihat semua orang lapar untuk pertandingan ini untuk tiga poin,” tegasnya, menunjukkan mentalitas bertanding yang sangat tinggi.
Sebagai salah satu pemain depan, Bruno Moreira tentu memiliki ambisi personal untuk menambah pundi-pundi golnya.
Baca Juga: Yuran Fernandes Comeback, PSM Makassar Bidik Kebangkitan di Parepare
Meski demikian, pemain berusia 26 tahun tersebut menegaskan bahwa peran dan kontribusinya tidak hanya terbatas pada urusan mencetak gol saja.
“Tapi bukan hanya mencetak gol, saya juga membantu dengan membantu rekan satu tim saya,” ujarnya, menekankan pentingnya kerja sama tim.
Target Tiga Poin untuk Papan Atas
Meraih kemenangan menjadi prioritas utama bagi Persebaya demi memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara Super League 2025-2026.
Saat ini, Bajul Ijo menduduki peringkat kesembilan dengan koleksi 15 poin dari 10 pertandingan.
Jumlah perolehan poin ini setara dengan yang dimiliki oleh rival mereka, Arema FC, yang berada di peringkat kesepuluh (11 pertandingan), dan PSM Makassar di peringkat kedelapan (11 pertandingan), yang membuat persaingan di papan tengah sangat ketat.
Kemenangan akan sangat menentukan langkah mereka untuk kembali bersaing di posisi yang lebih ideal.
Demi target tersebut, Bruno Moreira menegaskan kembali janji kontribusi maksimalnya untuk tim.
“Yang paling penting adalah membantu rekan-rekan saya dalam segala kondisi,” janjinya.
Ia memastikan akan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya selama 90 menit di lapangan.
“Saya akan memberikan 100 persen, itu yang paling penting,” pungkasnya.
Pemain dengan nomor punggung 99 ini menutup komentarnya dengan keyakinan pada kerja keras seluruh elemen tim.
“Semua pemain akan bekerja keras, kita semua terus improve step by step untuk mendapatkan tiga poin,” tutup Bruno Moreira, menyuarakan optimisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan