-
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Filipina.
-
Penyelesaian buruk di depan gawang jadi biang kekalahan.
-
Indonesia harus menang besar lawan Myanmar untuk lolos.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 memulai perjalanan mereka di SEA Games 2025 dengan hasil yang sangat mengecewakan, menderita kekalahan tipis 0-1 dari Filipina pada pertandingan pembuka.
Bermain di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Garuda Muda sebenarnya menampilkan permainan yang lebih menguasai alur pertandingan.
Sayangnya, dominasi yang ditunjukkan tidak mampu dikonversi menjadi gol akibat buruknya kualitas penyelesaian akhir di depan gawang lawan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak mengingat besarnya ekspektasi yang disematkan kepada skuad muda Indonesia.
Hasil akhir 0-1 ini memastikan bahwa Filipina, yang sudah mencatat dua kemenangan beruntun, berhak melaju ke babak semifinal.
Skuad asuhan Garuda Muda menciptakan banyak sekali kesempatan bersih untuk mencetak angka di paruh pertama laga.
Penjaga gawang Filipina, Nicholas Guimaraes, menjadi bintang lapangan dengan sukses mengamankan sedikitnya dua peluang emas yang dimiliki Indonesia.
Ironisnya, dua peluang krusial lainnya hilang bukan karena kehebatan kiper lawan, melainkan karena eksekusi yang tidak sempurna dari pemain Indonesia sendiri.
Kesempatan mencetak gol terlewatkan pada menit ke-32 ketika Rizky Raka Cahyana gagal mengontrol umpan tarik yang sangat terukur di dekat kotak penalti.
Baca Juga: Indra Sjafri Janjikan Permainan Lebih Menyerang saat Lawan Myanmar
Kontrol yang tidak sempurna dari Rizky Raka membuat bola malah menjauh dari posisi ideal untuk langsung ditembakkan.
Raka harus berusaha keras melepaskan tembakan di tengah kerumunan pemain bertahan, yang pada akhirnya hanya menghasilkan tendangan sudut saja.
Empat menit berselang, giliran Rivaldo Pakpahan yang tidak berhasil memanfaatkan momentum bagus di depan gawang.
Tembakan langsung yang dilepaskan Rivaldo setelah menerima umpan dari Ivar Jenner meleset jauh dari target yang seharusnya.
Saat Indonesia terus mencari cara untuk membobol gawang lawan, petaka justru datang pada masa injury time babak pertama.
Timnas U-23 Indonesia harus kebobolan lewat sundulan Otu Banatao setelah memanfaatkan situasi kemelut dari lemparan jarak jauh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
-
Sampaikan Duka Mendalam, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Darurat Gempa NTT Dipercepat
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan