-
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Filipina.
-
Penyelesaian buruk di depan gawang jadi biang kekalahan.
-
Indonesia harus menang besar lawan Myanmar untuk lolos.
Gol dari pemain bernomor punggung 17 tersebut membalikkan keadaan dan membuat Filipina memimpin 1-0 hingga turun minum.
Perubahan strategi dilakukan di babak kedua dengan harapan Indonesia bisa menyamakan kedudukan, bahkan membalikkan keadaan.
Meski demikian, masalah utama berupa buruknya penyelesaian akhir kembali menjadi tembok penghalang bagi Garuda Muda.
Serangan yang dibangun oleh Rizky Rahmat Arjuna, Rafael Struick, dan Hokky Caraka tidak satu pun yang mampu menembus jala gawang lawan.
Semua peluang yang ada terbuang sia-sia hingga peluit panjang dibunyikan, yang memastikan kekalahan Timnas Indonesia U-22 0-1.
Kekalahan ini membuat posisi Indonesia menjadi sulit, sementara Filipina sudah mengamankan tiket ke babak berikutnya setelah sebelumnya juga menang 2-0 atas Myanmar.
Untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, Indonesia kini hanya punya satu opsi tersisa, yaitu jalur runner up terbaik.
Syarat utama untuk merebut tiket tersebut adalah meraih kemenangan telak dengan skor besar saat melawan Myanmar di laga berikutnya.
Selain itu, nasib Indonesia juga akan bergantung pada hasil pertandingan lain, di mana duel antara Vietnam melawan Malaysia tidak boleh berakhir imbang.
Baca Juga: Indra Sjafri Janjikan Permainan Lebih Menyerang saat Lawan Myanmar
Kondisi ini menuntut kerja keras ekstra dari seluruh skuad Garuda Muda di sisa pertandingan.
Meskipun peluangnya terjal, harapan untuk melangkah lebih jauh di SEA Games 2025 masih belum tertutup sepenuhnya.
Para pemain harus segera bangkit dan memperbaiki kelemahan fatal, terutama di lini depan.
Hasil ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi staf pelatih untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
Perjuangan untuk meraih medali di ajang olahraga multinasional Asia Tenggara ini masih harus dilanjutkan.
Semua mata kini tertuju pada pertandingan penentu melawan Myanmar, yang akan menjadi hidup atau mati bagi harapan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?
-
Media Internasional: Persija Jakarta Jadikan Mauro Zijlstra Target Utama
-
Bukan Taktik Biasa, John Herdman Ungkap Senjata Utama Timnas Indonesia untuk Level Dunia