-
Erik ten Hag resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik FC Twente mulai Februari 2026 mendatang.
-
Ten Hag akan menggantikan Jan Streuer yang memutuskan pensiun pada akhir musim kompetisi ini.
-
Mantan pelatih Manchester United tersebut menandatangani kontrak jangka panjang bersama Twente hingga tahun 2028.
Ia sempat mencicipi panasnya kursi pelatih di Liga Jerman bersama Bayer Leverkusen meskipun hanya bertahan singkat.
Ten Hag diberhentikan oleh manajemen Leverkusen pada September lalu setelah hanya memimpin tim dalam tiga laga saja.
Kondisi tersebut terjadi tak lama setelah ia menyelesaikan masa tugasnya bersama klub raksasa Inggris, Manchester United.
Setan Merah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Ten Hag pada bulan Oktober 2024 silam karena performa tim.
Selama masa baktinya yang hampir mencapai dua setengah tahun di Old Trafford, ia sebenarnya mempersembahkan beberapa trofi.
Dua gelar bergengsi yang berhasil ia raih bersama United adalah Piala Liga Inggris serta trofi Piala FA.
Namun performa di kompetisi domestik Premier League musim lalu memang tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi klub.
Pada akhir musim 2022-2023, Manchester United hanya mampu menduduki posisi kedelapan dalam klasemen akhir liga tertinggi Inggris.
Situasi semakin sulit ketika United terpuruk di peringkat ke-14 pada awal musim ini sebelum ia akhirnya diganti.
Baca Juga: Darren Fletcher Hubungi Sir Alex ferguson, Minta Petuah?
Setelah Ten Hag hengkang, Manchester United sempat menunjuk Ruben Amorim untuk mengambil alih komando di pinggir lapangan.
Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa Amorim juga telah dibebastugaskan oleh manajemen United pada Senin tanggal 5 Januari.
Gejolak di internal United kini tampaknya sudah tidak lagi menjadi beban pikiran bagi seorang Erik ten Hag.
Ia kini sepenuhnya fokus untuk memulai babak baru dalam hidupnya sebagai petinggi di jajaran manajemen sepak bola.
Sejarah mencatat bahwa Ten Hag memang memiliki keterikatan batin yang sangat luar biasa dengan publik FC Twente.
Pria kelahiran Haaksbergen ini tercatat pernah membela FC Twente sebagai pemain profesional dalam tiga periode berbeda.
Ia mengawali langkah pertamanya sebagai pesepak bola sekaligus menutup sepatu di klub yang berbasis di Enschede ini.
Setelah gantung sepatu, ia juga pernah menimba ilmu dan mengabdi di jajaran staf kepelatihan tim tersebut.
Jabatan direktur teknik ini akan menjadi pengalaman baru baginya untuk melihat sepak bola dari perspektif manajerial.
Ten Hag dijadwalkan mulai masuk ke kantor pada awal Februari untuk beradaptasi dengan lingkungan departemen sepak bola.
Ten Hag diproyeksikan untuk menjadi suksesor Jan Streuer yang akan segera meninggalkan jabatannya di akhir musim.
Jan Streuer yang saat ini sudah menginjak usia 74 tahun memang telah merencanakan untuk pensiun dari dunia bola.
Proses transisi ini akan berjalan perlahan agar Ten Hag bisa memahami seluk beluk operasional klub secara menyeluruh.
Sebelum masa-masa sulit di Inggris dan Jerman, publik tentu ingat betapa hebatnya Ten Hag saat melatih Ajax.
Di Amsterdam, ia sukses mendominasi liga dengan tiga gelar juara serta membawa tim melaju ke semifinal Liga Champions.
Kini semua prestasi masa lalu tersebut menjadi modal berharga bagi Ten Hag untuk membangun kejayaan FC Twente.
Manajemen Twente yakin bahwa kombinasi pengalaman lapangan dan visi teknis Ten Hag akan membuahkan hasil manis.
Target jangka panjang klub adalah mampu bersaing dengan tim-tim mapan seperti Ajax, PSV, maupun Feyenoord.
Kembalinya Ten Hag dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur internal klub yang sangat mereka cintai.
Mulai musim depan, kendali teknis sepenuhnya akan berada di bawah arahan tangan dingin mantan bek tengah tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
Erick Thohir Buka Suara! FIFA Belum Beri Kepastian Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit