- Asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia di RSSA Malang pada Minggu (18/1/2026) setelah sebelumnya kolaps di pinggir lapangan Stadion Gajayana.
- Rekan-rekan mantan pesepak bola sempat memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum tim medis membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
- Kuncoro merupakan legenda Arema yang pernah bermain pada era 1991-1996 dan setia mengabdi sebagai staf pelatih Singo Edan sejak tahun 2012 hingga akhir hayatnya.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia setelah Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (18/1/2026).
Legenda hidup Singo Edan yang akrab disapa Abah Kuncoro ini mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat kolaps di pinggir lapangan Stadion Gajayana, Kota Malang.
Kepergian sosok senior ini menjadi pukulan telak bagi skuad Arema FC dan para suporter yang tengah fokus mengarungi kompetisi Super League 2025-2026.
Menyitat Malang Times, peristiwa memilukan tersebut bermula saat Kuncoro sedang mengikuti sebuah event sepak bola dan tiba-tiba terjatuh tidak sadarkan diri ketika pertandingan memasuki babak kedua.
Situasi di lokasi kejadian seketika berubah menjadi kepanikan luar biasa saat melihat sang legenda terkapar di sisi lapangan.
Berdasarkan video yang beredar di kalangan awak media, sejumlah rekan Kuncoro langsung sigap memberikan pertolongan pertama sembari menunggu tim medis.
Kuncoro kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa Kuncoro meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB.
Kabar kepergian ini langsung menyebar cepat dan meninggalkan duka mendalam bagi seluruh elemen klub Arema FC.
Baca Juga: Ikhlas Melepas Ayah, Gilang Dirga Sambut Tahun 2026 dalam Suasana Duka
Manajemen Singo Edan menyampaikan belasungkawa resminya melalui unggahan di media sosial klub.
"Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC," tulis pernyataan resmi klub.
Klub mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya."
Manajemen juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan