Bola / Bola Dunia
Senin, 19 Januari 2026 | 15:40 WIB
Ilustrasi Donald Trump dan Piala Dunia 2026 [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Timnas Jerman berpotensi memboikot Piala Dunia 2026 akibat ancaman tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
  • Ancaman tarif tersebut muncul setelah Trump berniat mengakuisisi Greenland dan ditentang oleh beberapa negara Eropa.
  • Boikot Piala Dunia disebut opsi terakhir Jerman jika Trump tidak mengubah kebijakan tarif impor terkait sengketa geopolitik.

Suara.com - Isu geopolitik kembali membayangi gelaran Piala Dunia. Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Timnas Jerman disebut berpotensi mengambil langkah ekstrem dengan memboikot putaran final turnamen paling prestisius di dunia tersebut.

Ancaman ini mencuat menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berencana mengenakan tarif impor tinggi terhadap sejumlah negara Eropa terkait sengketa geopolitik soal Greenland.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran serius, termasuk dari Jerman, yang merupakan salah satu kekuatan besar dalam sejarah Piala Dunia.

Donald Trump secara terbuka menyatakan niatnya untuk mengakuisisi Greenland demi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.

Rencana itu langsung menuai penolakan dari Denmark dan sejumlah negara Eropa, mengingat Greenland merupakan wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Sebagai respons, Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen, bahkan meningkat hingga 25 persen, kepada negara-negara yang dianggap menentang kebijakan tersebut.

Negara-negara yang masuk daftar ancaman termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.

Politikus Jerman dari Partai CDU, Jürgen Hardt, mengungkapkan kepada media BILD bahwa boikot Piala Dunia bisa menjadi opsi terakhir untuk membuat Trump mempertimbangkan ulang kebijakannya.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk? FIFA Terus Diam, Trump Makin Menggila

Meski demikian, Hardt menegaskan langkah tersebut bukan pilihan utama.

Jerman merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi empat gelar juara.

Tim asuhan Julian Nagelsmann bahkan dijadwalkan menjalani laga uji coba di Amerika Serikat pada 6 Juni 2026, hanya beberapa hari sebelum turnamen resmi dimulai.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, tercatat sembilan negara pernah memutuskan untuk tidak ambil bagian dengan berbagai alasan, mulai dari politik hingga finansial.

Uruguay menjadi juara bertahan pertama dan satu, satunya yang pernah menolak tampil di Piala Dunia 1934 sebagai bentuk protes terhadap negara-negara Eropa yang menolak datang ke Amerika Selatan pada edisi 1930.

Pada turnamen yang sama, Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia juga absen karena lebih memilih mengikuti British Home Championship yang saat itu dianggap lebih prestisius.

Load More