-
Shayne Pattynama belum menjadi starter karena kalah bersaing dengan Dony Tri Pamungkas di latihan.
-
Keputusan pemilihan pemain inti Persija Jakarta merupakan hak prerogatif pelatih kepala Mauricio Souza.
-
Meskipun adaptasi Shayne berkembang pesat, Dony dinilai lebih siap tampil membela Macan Kemayoran.
Ricky Nelson memaparkan bahwa sebenarnya proses adaptasi yang dijalani oleh Shayne Pattynama sudah berada di jalur benar.
Pemain naturalisasi tersebut menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan selama mengikuti agenda latihan rutin bersama skuad Macan Kemayoran.
Namun, perkembangan positif tersebut ternyata belum cukup kuat untuk menggeser posisi Dony Tri Pamungkas dari daftar utama.
Kualitas latihan yang kompetitif menjadi alasan mengapa persaingan memperebutkan posisi starter di Persija sangat dinamis dan tidak mudah.
"Shayne sebetulnya adaptasinya sudah kemajuan jauh ya. Walaupun misalnya dia belum mendapat pemain inti karena memang persaingan di latihan itu masih," kata Ricky Nelson.
Keputusan mengenai siapa yang berhak turun sejak menit awal merupakan wewenang penuh dari sang nakhoda, Mauricio Souza.
Souza melakukan evaluasi mendalam setiap harinya untuk melihat siapa pemain yang paling siap secara fisik maupun taktik.
Berdasarkan pengamatan objektif tim pelatih, Dony dianggap masih memiliki keunggulan dibandingkan kompetitor lainnya di posisi yang sama.
Ricky menegaskan bahwa performa di lapangan hijau sangat bergantung pada apa yang diperlihatkan para pemain saat berlatih.
Baca Juga: Debut Mauro Zijlstra Belum Memuaskan, Ini Penilaian Pelatih Persija
"Head Coach kita masih melihat Dony yang masih lebih siap. Jadi itu semua akan berjalan terus dalam latihan," ucap Ricky.
Masa depan posisi bek sayap Persija untuk pertandingan-pertandingan berikutnya masih menjadi misteri besar bagi para pendukung setia.
Hingga saat ini, belum ada jaminan tetap mengenai siapa yang akan menghuni posisi inti pada laga kandang mendatang.
Perubahan strategi sangat mungkin terjadi tergantung pada hasil evaluasi terakhir yang dilakukan oleh Mauricio Souza dan staf.
Tim pelatih akan terus memantau perkembangan Shayne dan Dony hingga menjelang hari pertandingan di markas sendiri nanti.
"Dan game nanti di home kita belum tahu lagi siapa nanti, apakah Dony atau Shayne kita belum tahu. Itu semua akan terlihat di latihan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Sesumbar Mauricio Souza: Janji Bawa Persija Juara Super League Musim Depan
-
Dony Tri Pamungkas Buka Peluang Abroad, Legia Warszawa Masih Memantau?
-
Bali United Dirumorkan Tertarik Datangkan Eks Striker Leicester City
-
Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026
-
Turun Kasta Liga Italia, Segini Nilai Emil Audero Setelah Dibantai Como 1907
-
Pelatih Persija Irit Komentar soal Persib Juara, Hanya Ucapkan Satu Kalimat
-
Pelatih Emil Audero Bicara Masa Depan usai Cremonese Degradasi: Kita Lihat Nanti
-
Marco van Basten Jadi Target Penculikan Mafia Italia, Gagal Gegara Pelaku Fans AC Milan
-
Sinyal Abroad? Dony Tri Pamungkas Dipuji Bakal Mudah Adaptif di Luar Negeri
-
Tangis Maarten Paes Pecah Usai Selamatkan Ajax, Kenneth Perez Malah Beri Sindiran Pedas