Bola / Bola Indonesia
Kamis, 19 Februari 2026 | 10:58 WIB
Bojan Hodak (Persib Bandung)
Baca 10 detik
  • Bojan Hodak marah besar akibat ulah oknum suporter masuk lapangan usai laga ACL 2.

  • Potensi sanksi AFC membayangi Persib Bandung akibat tindakan tidak disiplin sejumlah oknum pendukung.

  • Pelatih dan pemain Persib turun tangan langsung menghalau suporter yang nekat masuk lapangan.

Pihak pelatih sangat berharap kejadian memalukan seperti ini tidak terulang kembali di masa depan.

Baginya, energi positif dari penonton tetap dibutuhkan untuk membakar semangat juang Beckham Putra dkk.

Stadion Si Jalak Harupat seharusnya tetap menjadi tempat yang angker bagi lawan, bukan bagi klub sendiri.

Keuntungan bermain di kandang harus dijaga dengan mematuhi aturan standar kompetisi internasional dari AFC.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," tukasnya.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Bojan Hodak sendiri yang turun tangan melakukan mediasi langsung.

Banyak saksi mata melihat pelatih berkepala plontos itu berjalan ke arah suporter yang melanggar batas.

Tidak hanya sendirian, beberapa penggawa utama Pangeran Biru juga turut membantu menenangkan massa yang emosional.

Nama-nama seperti Eliano Reijnders dan Layvin Kurzawa terlihat ikut menghimbau suporter agar segera meninggalkan lapangan.

Baca Juga: Kronologis Pemain Ratchaburi FC Terkurung di Ruang Ganti Usai Permalukan Persib di Depan Bobotoh

Dedi Kusnandar selaku kapten tim juga berperan aktif mengarahkan pendukung untuk kembali ke area tribune.

Kehadiran para pemain bintang di tengah kerumunan ternyata efektif meredam aksi nekat oknum pendukung tersebut.

Para suporter yang tadinya mencoba merangsek ke tengah lapangan akhirnya luluh dan memilih untuk mundur.

Video yang memperlihatkan ketegangan antara pelatih dan oknum suporter tersebut kini viral di berbagai platform sosial.

Klub kini menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan terkait insiden keamanan yang terjadi semalam.

Semua pihak berharap kemenangan manis ini tidak berakhir pahit karena hukuman dari otoritas sepak bola Asia.

Load More