- Vinicius Junior melaporkan dugaan pelecehan rasial saat laga Liga Champions melawan Benfica di Lisbon, Rabu (18/2/2026).
- Insiden tersebut menghentikan pertandingan sepuluh menit; Gianluca Prestianni dituduh melontarkan ujaran rasial namun membantah tuduhan tersebut.
- Ini merupakan kasus rasisme ke-20 bagi pemain Real Madrid tersebut, yang konsisten menuntut otoritas sepak bola bertindak tegas.
Suara.com - Penyerang Real Madrid, Vinicius Jr menjadi pusat perhatian setelah melaporkan dugaan pelecehan rasial dalam laga play-off Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.
Pertandingan sempat dihentikan selama 10 menit setelah Vinicius melaporkan adanya ujaran rasial yang diduga diarahkan kepadanya.
Insiden ini menjadi kasus ke-20 yang dialami pemain asal Brasil tersebut dalam delapan tahun membela Los Blancos.
Menurut laporan BBC Sport, gelandang Benfica asal Argentina, Gianluca Prestianni, dituduh melontarkan kata bernada rasial beberapa menit setelah Vinicius mencetak gol spektakuler. Prestianni membantah tuduhan tersebut.
Pelatih Benfica, Jose Mourinho, turut menjadi sorotan usai laga. Dalam wawancara, ia menyebut selebrasi Vinicius seharusnya dilakukan dengan lebih hormat.
Mourinho bahkan menyatakan bahwa Benfica tidak mungkin menjadi klub rasis karena memiliki legenda seperti Eusebio.
Permusuhan terhadap Vinicius bukan hal baru. Sejak 2021, ia telah mengalami berbagai insiden, mulai dari hinaan rasial di stadion, suara tiruan monyet, hingga kampanye kebencian di media sosial.
Vinicius tak hanya dikenal karena aksinya di lapangan, tetapi juga sikap tegasnya melawan diskriminasi.
Ia konsisten mendesak otoritas sepak bola memperketat protokol anti-rasisme dan memberi sanksi tegas bagi pelaku.
Baca Juga: Siapa Gianluca Prestianni? Dituding Hina Vinicius Jr, Punya Julukan Sama dengan Messi
Pada 2024, ia menegaskan sikapnya lewat unggahan di media sosial.
“Saya bukan korban rasisme. Saya adalah algojo bagi para rasis," ungkapnya.
Ucapan itu muncul setelah vonis penjara pertama dijatuhkan kepada pelaku pelecehan rasial terhadap dirinya di Spanyol.
Beberapa kasus serangan rasial kepada Vinicius Jr:
Hinaan rasial dalam El Clasico 2021 di Camp Nou.
Nyanyian bernada rasis dari fans Mallorca pada 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa