-
Iran berpotensi mundur dari Piala Dunia 2026 karena konflik militer dengan Amerika Serikat.
-
Timnas Indonesia berada di urutan keempat sebagai calon pengganti posisi kosong milik Iran.
-
Irak menjadi kandidat terkuat pengganti Iran karena statusnya sebagai peserta babak playoff antarkonfederasi.
Suara.com - Isu mengenai ketersediaan satu tempat kosong di putaran final Piala Dunia 2026 mulai menjadi perbincangan hangat.
Kabar mengejutkan datang dari Timnas Iran yang dikabarkan memiliki potensi besar untuk menarik diri dari turnamen.
Hal ini dipicu oleh ketegangan geopolitik yang melibatkan serangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belakangan ini.
Situasi keamanan yang tidak menentu membuat keberadaan Iran di kejuaraan sepak bola paling bergengsi tersebut menjadi tanda tanya.
Kondisi ini memicu spekulasi tentang siapa negara yang akan mengisi posisi tersebut jika pengunduran diri benar terjadi.
Kehadiran Iran dalam turnamen ini menjadi sangat pelik karena faktor lokasi pertandingan yang ditetapkan oleh FIFA.
Amerika Serikat merupakan salah satu tuan rumah utama yang secara politik memiliki hubungan sangat buruk dengan pihak Iran.
Ironisnya jadwal pertandingan fase grup yang harus dilakoni oleh skuad Team Melli semuanya berada di wilayah Amerika.
Fakta ini memperumit posisi federasi sepak bola mereka untuk tetap memberangkatkan para pemain ke negara rival abadi tersebut.
Baca Juga: Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
Ketidakpastian ini diperkuat dengan pernyataan langsung dari pucuk pimpinan federasi sepak bola negara yang bersangkutan.
Presiden Federasi Sepakbola Iran Mehdi Taj menegaskan kecil peluang Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026.
Keputusan pahit tersebut muncul sebagai dampak langsung dari eskalasi peperangan yang melibatkan kekuatan militer asing saat ini.
Keamanan pemain dan staf menjadi prioritas utama di tengah kondisi politik internasional yang sedang memanas dan tidak stabil.
"Presiden Federasi Sepakbola Iran Mehdi Taj menegaskan kecil peluang Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026," sebut laporan dari Sportbible.
Komentar ini langsung memicu reaksi dari berbagai negara Asia yang merasa memiliki peluang untuk mengambil kursi tersebut.
Padahal berdasarkan hasil undian Iran berada di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia dan juga Mesir.
Tim asuhan Team Melli dijadwalkan menantang Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni mendatang sesuai jadwal FIFA.
Selanjutnya mereka harus menghadapi Belgia di Los Angeles pada 21 Juni dan Mesir di Seattle pada 26 Juni.
Seluruh kota penyelenggara pertandingan tersebut berada di bawah naungan penuh otoritas pemerintah Amerika Serikat secara administratif.
Hal inilah yang menjadi dasar kuat mengapa partisipasi mereka sangat diragukan bisa terlaksana sesuai rencana awal turnamen.
Publik sepak bola tanah air mulai bertanya mengenai kemungkinan Timnas Indonesia masuk sebagai kandidat pengganti Iran.
Berdasarkan data Sportbible tim nasional Indonesia saat ini berada di urutan keempat dalam daftar tunggu resmi.
Posisi skuad Garuda berada di bawah Irak, Uni Emirat Arab (UEA) dan juga Oman berdasarkan peringkat kualifikasi.
Irak saat ini menyandang status sebagai kandidat terkuat karena keberhasilan mereka melaju hingga babak playoff antarkonfederasi.
Status tersebut memberikan hak istimewa bagi Irak untuk dipromosikan lebih dulu jika ada slot yang kosong tiba-tiba.
Tim yang dijuluki Singa Mesopotamia ini dijadwalkan akan bertarung pada babak playoff yang digelar Maret 2026 nanti.
Irak rencananya akan berhadapan dengan pemenang laga antara Bolivia melawan Suriname dalam perebutan tiket sisa Piala Dunia.
Jika Irak langsung naik menggantikan Iran maka posisi mereka di playoff akan digantikan oleh Uni Emirat Arab.
UEA memiliki hak tersebut karena mereka merupakan kontestan yang mampu bertahan hingga babak kelima kualifikasi zona Asia.
Skenario estafet posisi ini menjadi sistem yang paling mungkin diterapkan oleh AFC guna mengisi kekosongan slot tersebut.
Lalu bagaimana dengan posisi Oman yang secara peringkat kualifikasi masih berada di atas pencapaian skuad asuhan Shin Tae-yong.
Oman dianggap memiliki rapor yang sedikit lebih baik dibandingkan Indonesia selama putaran keempat babak kualifikasi berlangsung.
Ketika skuad Garuda gagal memanen poin di laga penting Oman justru berhasil mengamankan satu poin yang krusial.
Hal inilah yang membuat Oman ditempatkan pada posisi prioritas ketiga setelah Irak dan Uni Emirat Arab selesai diproses.
Indonesia harus menunggu keajaiban jika ketiga negara di atas secara mengejutkan menolak tawaran untuk tampil di Amerika.
Meskipun peluang terlihat sangat kecil Indonesia tetap dipantau sebagai opsi terakhir jika kondisi darurat kembali terjadi.
Evaluasi performa pada babak kualifikasi sebelumnya menjadi alasan utama mengapa peringkat Indonesia berada di urutan keempat.
Satu poin yang didapat Oman menjadi pembeda yang sangat nyata dalam penentuan hak substitusi tim nasional di Asia.
Hingga saat ini status kepastian mundurnya Iran masih menunggu perkembangan situasi militer dan politik di wilayah Timur Tengah.
Jika keputusan resmi telah diambil maka Irak menjadi tim yang paling berhak mengepak koper menuju putaran final.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Batal Akibat Perang AS-Iran?
-
Bojan Hodak Soroti Sosok Bernardo Tavares dan Pertahanan Persebaya Surabaya
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026