- Format baru FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan keuntungan bagi tim unggulan seperti Timnas Indonesia yang otomatis lolos ke babak perempat final.
- Regulasi undian memastikan Indonesia tidak akan bertemu tim kuat dari pot 1 seperti Thailand dan Vietnam di babak perempat final, sehingga jalur ke semifinal relatif lebih mudah.
- Karena masuk kalender FIFA Matchday, pelatih John Herdman bisa memanggil skuad terbaik termasuk pemain diaspora dari Eropa, memperbesar peluang juara dengan hanya memainkan tiga laga.
Suara.com - Format baru kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 yang baru saja dirilis resmi sukses memantik perdebatan dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Asia Tenggara.
Salah satu media ternama asal Vietnam, Soha.vn, bahkan secara terbuka menyebut bahwa sistem kompetisi baru ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Timnas Indonesia.
Turnamen yang dijadwalkan akan berlangsung selama periode FIFA Matchday September hingga Oktober 2026 ini menghadirkan skema yang dinilai sangat menguntungkan tim-tim unggulan.
Lantas, benarkah dengan format ini Skuad Garuda bisa "otomatis" melenggang mulus hingga ke tangga juara?
Sebanyak 11 negara Asia Tenggara dipastikan akan ambil bagian dalam turnamen yang menggantikan Piala AFF tersebut.
Seluruh peserta akan dibagi ke dalam tiga pot berbeda yang didasarkan pada peringkat FIFA terbaru sebelum undian dilakukan.
Pot 1 sebagai pot unggulan akan diisi oleh tim-tim kuat seperti Thailand, Vietnam, Timnas Indonesia, dan Filipina.
Sementara itu, pot 2 dihuni oleh negara-negara pesaing seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, dan Kamboja.
Keunikan format langsung terlihat sejak fase awal kompetisi, di mana lima tim unggulan secara otomatis mendapatkan tiket lolos ke babak perempat final.
Baca Juga: Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
Tim-tim unggulan tersebut tidak perlu bersusah payah melewati babak pendahuluan, sebuah keuntungan yang jelas sangat menghemat tenaga dan waktu persiapan.
Menariknya lagi, regulasi undian memastikan bahwa tim-tim yang berasal dari pot 1 tidak akan saling berhadapan di babak perempat final.
Dengan kata lain, Timnas Indonesia baru berpotensi bertemu dengan rival bebuyutan seperti Thailand atau Vietnam paling cepat pada babak semifinal.
Sistem gugur tunggal atau single elimination yang diterapkan membuat jalur menuju partai puncak terasa relatif lebih ringan dan singkat.
Bahkan, Timnas Indonesia hanya perlu memainkan total tiga pertandingan saja untuk bisa mengunci gelar juara, yakni babak perempat final, semifinal, dan final.
Durasi ini sangat berbeda jauh jika dibandingkan dengan format Piala AFF sebelumnya yang lebih panjang dan sangat menguras stamina pemain.
Berita Terkait
-
Tanpa Kiper Eropa, Ini 4 Penjaga Gawang Lokal yang Siap Jadi Benteng Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
Striker Kelahiran Hawaii Dapat Restu John Herdman, Kapan Bela Timnas Indonesia?
-
Blak-blakan John Herdman di Depan Erick Thohir, Tuntut PSSI Perbaiki Masalah Ini
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam
-
Jelang Duel Klasik, Persija Jakarta Larang Bonek Hadir di Stadion GBK
-
Timnas Indonesia dan Malaysia Saling Sikut Dapatkan Pemain Akademi Arsenal
-
Keganasan Penyerang Indonesia Era John Herdman di Klub Masing-masing, 14 Laga 11 Gol!
-
Takut, Patrick Kluivert Berani ke Indonesia setelah Dapat Jaminan Keselamatan
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Masih Aman dari Pemecatan