-
Timnas Irak resmi mengakhiri penantian 40 tahun untuk kembali berlaga di ajang Piala Dunia 2026.
-
Amir Al Ammari menegaskan skuad Irak membawa mentalitas pejuang yang teruji dari kualifikasi panjang.
-
Berada di Grup I, Irak siap memberikan perlawanan sengit melawan Norwegia, Prancis, dan Senegal.
Suara.com - Gelandang andalan Timnas Irak, Amir Al Ammari, menegaskan bahwa keikutsertaan negaranya di Piala Dunia 2026 bukan sekadar pelengkap turnamen.
Tim berjuluk Singa Mesopotamia ini membawa misi besar untuk menunjukkan ketangguhan mental sebuah bangsa yang bangkit dari berbagai ujian.
Keberhasilan lolos ke Amerika Utara menjadi momen emosional yang memutus dahaga panjang publik sepak bola Irak selama empat dekade.
Langkah ini diraih setelah melewati perjuangan berat selama dua tahun dengan total 21 pertandingan kualifikasi yang melelahkan.
Perjalanan panjang tersebut justru dinilai menjadi penempa terbaik bagi karakter dan kesolidan internal skuad Irak saat ini.
Al Ammari mengungkapkan bahwa kerja keras selama bertahun-tahun kini terbayar lunas dengan tiket putaran final di tangan.
"Artinya segalanya. Saya telah bekerja sangat keras selama bertahun-tahun untuk mencapai ini," ujar pemain berusia 28 tahun tersebut dala wawancara bersama FIFA.
Ia mengaku masih tidak percaya bahwa mimpi masa kecilnya menonton Piala Dunia di televisi kini menjadi kenyataan.
"Tentu saja, ketika Anda seorang anak kecil yang duduk di depan TV, Anda memimpikan hal ini, dan sekarang saya di sini, tahu bahwa saya akan bermain di Piala Dunia," tambahnya.
Baca Juga: Prediksi Juara Piala Dunia 2026? Spanyol dan Prancis Paling Dijagokan
Gelandang yang kini merumput di Liga Polandia bersama Cracovia itu merasakan gejolak emosi yang luar biasa menjelang turnamen dimulai.
"Saat ini, saya tidak percaya. Perasaan saya campur aduk. Saya hanya perlu meresapi semuanya dan saya mungkin akan menyadarinya ketika saya kembali ke rumah," tutur Al Ammari.
Proses kualifikasi yang penuh dinamika, termasuk kekalahan mengejutkan dari Palestina, dinilai justru memperkuat ikatan antar-pemain.
"Ya, tentu saja. Saya pikir kami memulai kualifikasi pada tahun 2023, dan ada banyak pasang surut," jelasnya mengenai dinamika tim.
Meskipun sempat limbung, dukungan masif dari masyarakat Irak menjadi bahan bakar utama yang membangkitkan motivasi mereka untuk bangkit.
"Kami memiliki putaran kedua yang hebat, tidak terkalahkan. Kemudian ketika kami mengalami beberapa kekalahan telak, terutama yang melawan Palestina, rasanya seperti tidak berjalan sesuai keinginan kami," kenang Al Ammari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta