- Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Korea Selatan pada 28 Juni 2026 setelah tersingkir di fase grup.
- Keputusan Hong meninggalkan Korea Selatan menuju Amerika Serikat dilakukan demi melindungi keluarga dari ancaman pembunuhan yang serius.
- Hong menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan kesiapan memberikan penjelasan terkait kegagalan tim di parlemen secara terbuka.
“Ini bukan untuk lari dari tanggung jawab. Ada ancaman pembunuhan terhadap saya dan keluarga. Sebagai kepala keluarga, saya harus melindungi mereka,” tegasnya.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 memang menjadi pukulan besar bagi Korea Selatan.
Korsel hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga dan tersingkir setelah kalah dari Afrika Selatan di pertandingan terakhir.
Situasi ini memicu tuntutan reformasi di tubuh federasi sepak bola Korea Selatan.
Bahkan, isu tersebut telah merambah ke ranah politik dengan wacana pemanggilan Hong ke parlemen.
Menanggapi hal itu, Hong menyatakan kesiapannya untuk memberikan penjelasan secara terbuka.
“Jika ada sidang parlemen, itu adalah tempat yang tepat untuk menjelaskan semuanya. Saya akan menyampaikan fakta apa adanya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
-
Rp1,3 Triliun untuk Operasional, Berapa Gaji Presiden FIFA Gianni Infantino?
-
Prancis vs Maroko: Pasukan Singa Atlas Siap Permalukan Tanah Kelahiran
-
Inggris vs Norwegia: Morgan Rogers Desak Skuad Tiga Singa Putus Suplai Bola ke Erling Haaland
-
Duel Prancis vs Maroko Bawa Nuansa Pasca-Kolonial di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Membongkar Jual-Beli Kursi Maba Unsoed: Dari 73 Kuota hingga Mahar Rp650 Juta
-
Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe
-
Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif