SUARA CIANJUR - Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, telah mengingatkan tentang potensi munculnya polarisasi atau pembelahan dalam pilihan politik di lingkungan kampus jika lembaga pendidikan digunakan sebagai tempat untuk melakukan kampanye politik.
Dalam konteks ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk mengawal dengan ketat pelaksanaan kegiatan kampanye di lembaga pendidikan guna mencegah terjadinya keributan atau konflik.
Walau Mahkamah Konstitusi (MK) telah memberlakukan pembatasan terhadap kegiatan kampanye di lembaga pendidikan, perluasan pengaturan rinci tetap menjadi langkah yang penting dalam menjalankan kampanye politik di lingkungan pendidikan.
Mengingat potensi dampak yang signifikan dari penggunaan kampus sebagai platform kampanye, pihak-pihak terkait perlu bersama-sama menciptakan pedoman yang jelas dan tegas untuk memastikan proses kampanye berjalan dengan lancar dan damai.
Peran KPU dalam mengawasi dan mengatur pelaksanaan kampanye di lembaga pendidikan sangat penting.
Pengawasan yang cermat dan berlapis akan membantu mencegah terjadinya pelanggaran serta memastikan bahwa kampanye dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Upaya ini bukan hanya untuk menjaga integritas kampanye, tetapi juga untuk menjaga keutuhan lingkungan akademik sebagai tempat berdiskusi dan pembelajaran yang seharusnya bebas dari konflik politik yang merugikan.
Kerawanan polarisasi dalam lingkungan kampus harus diantisipasi dengan baik. Lembaga pendidikan seharusnya menjadi ruang yang mendukung keberagaman pandangan dan berpikir, bukan tempat terjadinya konfrontasi politik yang merugikan. (*)
Baca Juga: Tumben, Wapres Maruf Amin Angkat Suara Soal Laga Lawan Argentina, Apa Katanya?
Berita Terkait
-
Maruf Amin Panggil Sejumlah Pejabat di Instansi Pemerintah Termasuk Mahfud MD, Apa yang Dibahas?
-
Erick Thohir dan Prabowo Subianto Santap Bersama dengan Presiden Jokowi, Sebuah Petunjuk Besar?
-
Siap Nyoblos! KPU Rilis Jumlah TPS yang Tersebar di Seluruh Indonesia, ada Jawa Barat dengan TPS Terbanyak, Begini Penjelasannya
-
Inikah Program Rahasia Prabowo Subianto yang Akan Mengubah Nasib Bangsa?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara